Berkalikali kukirimkan
surat untukmu
Tak jua ada
balasanmu
Aku penat
benarbenar letih menanti
Meski hanya
sebaris kata
Mungkin ini
surat yang terakhir
Sebab senja
kemarin
Engkau bercerita
selalu bercucuran air mata saat membaca tulisanku
Aku sama
sekali tak ingin mendengarmu dalam tangisan
Dan kuputuskan
malam ini
Kukirimkan surat
terakhir untukmu
Karena aku
yakin,
Rindu itu
tidak berhenti dalam tulisan dan puisi
Namun kehadiran
adalah penyejuk dari rindu itu
jojoran 3/61
7'3'14
16.29
No comments:
Post a Comment