Di masjid Al Markaz, sayup-sayup terdengar lantunan jamaah sedang tadarrus sehabis salat asar. saya duduk di emperan masjid lantai bawah menikmati nuansa sore seperti 10 tahun yang lalu. biasanya di kamis sore setelah salat asar, ada diskusi berbahasa inggris namun kamis sore ini, hanya terlihat 2 anggota makes yang sedang asik berdiskusi, saya tidak ikut nimbrung karena tidak mengenal mereka.
Sengaja saya ke sini hanya sekedar kembali merasakan masa yang pernah kulalui di kota ini dan berharap ada teman lama yang datang namun sampai detik ini, tak satu pun yang nongol bahkan satu diantara mereka kukirimi pesan via wa namun jawabannya sangat formal padahal menurutku saya dan dia cukup akrab.
Pertemanan, mungkin kata yang klise menggambarkan hubungan antara manusia yang cukup akrab, lebih dari sekedar hanya saling mengenal namun menurutku, relasi pertemanan sedikit terkikis ketika masing-masing sudah memiliki keluarga.
Ya, setidaknya saya harus mengerti bahwa pada akhirnya semua dari kita akan berubah prioritasnya. waktu tak mempunyai hati untuk membawa kembali ke masa silam yang selalu dikenang dengan cerita indah.
30 5 19