Awalnya
aku berniat menulis tentang kebingunganku dari kemarin. Setelah aku mengikuti
salah satu tes dan ternyata hasilnya tidak sesuai harapanku dan dari hari
kemarin itulah aku merasa kok semua menjadi serba sulit, beberapa tes yang
kuikuti akhir-akhir ini semuanya nihil dan sama sekali tidak sesuai harapanku. Aku
mulai mencaci diriku yang memang malas atau seringkali aku berpikiran bahwa
karena mungkin dosaku yang sudah menggunung membuatku sulit meraih
harapan-harapanku. Hingga setelah maghrib aku sudah berniat untuk menulis
tentang semua uneg-unegku tersebut
Sesaat
sebelum menulis, aku iseng menelpon uztadz Sudirman. Pada saat menelepon yang
ada dalam pikiranku bahwa sudah agak lama aku tidak meneleponnya jadi aku
tiba-tiba saja menelepon beliau. Pertama kali bicara, kami saling nanya kabar
kemudian beliau menanyakan bahwa mungkin saja ada sesuatu kenapa tiba-tiba aku
menelepon dirinya. Aku menceritakan bahwa saat ini aku tidak ada aktivitas karena
kontrak yang sebelumnya telah habis. Mungkin saja beliau menangkap titik-titik
keputusasaanku dari nada bicaraku lantas beliau memberiku nasihat, “JANGAN PUTUS ASA, MEMANG BEGITU PERJALANAN
HIDUP DAN AKU SENDIRI PERNAH MENJALANI SEPERTI ITU”. Nasehatnya tersebut
sangat mengena di hatiku dan tiba-tiba aku tersadar bahwa aku hampir saja putus
asa sedangkan dari beberapa tulisanku, aku selalu mengingatkan diriku untuk
tidak putus asa dan sombong. Tidak putus asa saat kegagalan bertubi-tubi
datangnya dan tidak menjadi sombong ketika keberhasilan menghampiri. Di akhir
nasehatnya, beliau memberiku doa di surah Al-Furqan yang ayatnya beliau lupa
hanya saja katanya berada di akhir-akhir surah.
Aku
harus bangkit. Tetap memandang lurus kedepan kemudian terus berjalan dan tetap di
setiap waktu karena perjalanan hidup bukanlah tentang apa yang dipikiran namun
tentang apa yang dijalani. Hidup memang harus diperjuangkan dan ketika
perjuangan sampai pada titik maksimal kemudian mendapatkan hasil yang maksimal
pula maka ada sisa-sisa kepuasan dalam diri dan juga rasa syukur yang tak
terhingga kemudian pengalaman perjuangkan akan menjadi sangat manis ketika dibagi
ke setiap orang
![]() |
| source : http://vasileioukostas.com/?page_id=584 |
keep fighting, manhaj...!!!

No comments:
Post a Comment