March 5, 2014

don't ever desperate


Awalnya aku berniat menulis tentang kebingunganku dari kemarin. Setelah aku mengikuti salah satu tes dan ternyata hasilnya tidak sesuai harapanku dan dari hari kemarin itulah aku merasa kok semua menjadi serba sulit, beberapa tes yang kuikuti akhir-akhir ini semuanya nihil dan sama sekali tidak sesuai harapanku. Aku mulai mencaci diriku yang memang malas atau seringkali aku berpikiran bahwa karena mungkin dosaku yang sudah menggunung membuatku sulit meraih harapan-harapanku. Hingga setelah maghrib aku sudah berniat untuk menulis tentang semua uneg-unegku tersebut 

Sesaat sebelum menulis, aku iseng menelpon uztadz Sudirman. Pada saat menelepon yang ada dalam pikiranku bahwa sudah agak lama aku tidak meneleponnya jadi aku tiba-tiba saja menelepon beliau. Pertama kali bicara, kami saling nanya kabar kemudian beliau menanyakan bahwa mungkin saja ada sesuatu kenapa tiba-tiba aku menelepon dirinya. Aku menceritakan bahwa saat ini aku tidak ada aktivitas karena kontrak yang sebelumnya telah habis. Mungkin saja beliau menangkap titik-titik keputusasaanku dari nada bicaraku lantas beliau memberiku nasihat, “JANGAN PUTUS ASA, MEMANG BEGITU PERJALANAN HIDUP DAN AKU SENDIRI PERNAH MENJALANI SEPERTI ITU”. Nasehatnya tersebut sangat mengena di hatiku dan tiba-tiba aku tersadar bahwa aku hampir saja putus asa sedangkan dari beberapa tulisanku, aku selalu mengingatkan diriku untuk tidak putus asa dan sombong. Tidak putus asa saat kegagalan bertubi-tubi datangnya dan tidak menjadi sombong ketika keberhasilan menghampiri. Di akhir nasehatnya, beliau memberiku doa di surah Al-Furqan yang ayatnya beliau lupa hanya saja katanya berada di akhir-akhir surah.

Aku harus bangkit. Tetap memandang lurus kedepan kemudian terus berjalan dan tetap di setiap waktu karena perjalanan hidup bukanlah tentang apa yang dipikiran namun tentang apa yang dijalani. Hidup memang harus diperjuangkan dan ketika perjuangan sampai pada titik maksimal kemudian mendapatkan hasil yang maksimal pula maka ada sisa-sisa kepuasan dalam diri dan juga rasa syukur yang tak terhingga kemudian pengalaman perjuangkan akan menjadi sangat manis ketika dibagi ke setiap orang

source : http://vasileioukostas.com/?page_id=584




keep  fighting, manhaj...!!!

No comments: