February 27, 2024

Februari Mencekam

Bulan ini benar-benar payah. Tidak ada satu pun buku yang saya selesaikan di bulan ini bahkan beberapa pekerjaan saya terbengkalai. Saya masih selalu menghabiskan waktu hanya menghayal tanpa melakukan keputusan-keputusan yang berbeda untuk mengubah keadaan.

Satu hal lagi yang sangat menyedihkan bahwa tidak ada tulisan yang sanggup saya selesaikan di bulan ini sementara lebih dari sepuluh draft sudah saya susun. Entahlah, untuk saya benar-benar buntu memikirkan dan menjalankan program pribadi.

Pekerjaan di kampus pun tidak kalah payahnya. Proposal penelitian tidak kunjung kelar sementara tugas mengajar masih juga terbengkalai bahkan di minggu ke-IV, masih ada target di minggu pertama yang belum kelar.

Saya juga merasa sangat tidak maksimal dalam proses mengajar karena kurang menyiapkan segalanya. Saya hampir saja putus asa dengan semua ini, dengan keputusan diri yang tidak jua berjuang untuk meningkatkan kualitas diri.

Pemimpi yang payah

27 Feb 2024

February 12, 2024

Bangkit Lagi

Satu setengah bulan berjalan di tahun 2024 tetapi saya sudah mulai layu mengejar resolusi. Ini tidak boleh dibiarkan karena hidup akan terus berjalan. Saya mempunyai segudang target yang harus saya tunaikan di tahun ini dengan segenap usaha maksimal.

Pertama tentu meningkatkan kualitas dan kuantitas membaca buku. Saya rutin membeli buku tetapi belum sejalan dengan kuantitas buku yang saya baca. Saya belum intens membaca buku sesuai target yang sudah saya canangkan.

Saya juga harus menulis minimal 1 buku di tahun ini, namun parahnya intensitas menulis saya malam menurun drastis di awal tahun ini. Saya punya segudang rencana penelitian yang harus saya selesaikan untuk meningkatkan karir saya sebagai dosen.

Saya juga harus meningkatkan kemampuan pedagogik dengan baik, begitulah kemampuan public speaking yang harus saya asah setiap saat. Saya tidak boleh lengah dengan hal-hal tidak berguna seperti main hp.