October 16, 2021

16 Oktober

Saya terpuruk dan satu hal yang paling menyebalkan adalah bagaimana menceritakan ini kepada ibu saya. dalam setiap kondisi terjatuh yang saya alami, bukan kondisinya yang membuatku sedih namun hal yang paling berat adalah mengabarkan kepada ibu saya. 

Ibu saya selalu dapat merasakan hal tersebut tanpa saya ceritakan. 

October 3, 2021

3 Oktober

Saya selalu melupakan momen pada hari ini sedangkan tepat di 3/10 merupakan momen saya mengambil tanggung jawab lebih sebagai seorang lelaki. setiap kali melewati tanggal 3/10, saya selalu tidak menyadari bahwa ini sebuah momen yang patut diingat.

Seperti kemarin siang, pasangan saya mengingatkan bahwa esok adalah hari spesial kami. saya baru menyadarinya pada saat itu. untuk momen-momen tertentu, saya memang tidak pernah menjadikan sebuah momen apapun dalam hidupku sebagai sesuatu yang harus dirayakan.

Tadi siang, kami memilih untuk makan di mall sebagai upaya untuk merayakan kemampuan bertahan hidup bersama. makan siang yang tidak terlalu mewah karena hanya memesan burger dan kentang goreng yang dilengkapi dengan dua gelas milo. cukup sederhana bukan? namun itulah pilihan-pilihan hidup yang kami jalani.

Saya juga membelikan sebuah tas berwarna pink sebagai upaya bahwa ada kado di momen spesial, meskipun harganya tidak seberapa namun paling tidak tas tersebut bisa digunakan oleh pasangan saya.

Sekali lagi bahwa hanya harapan-harapan baik yang seringkali kami rapalkan untuk mampu menghadapi kenyataan hidup di masa mendatang. Setidaknya mampu bertahan untuk membuktikan kepada semesta tentang komitmen yang sudah dibangun. Selebihnya menyandarkan semua kenyataan kepada Sang Maha yang menentukan semuanya.

Hal yang perlu dilakukan kemudian hanyalah mengikuti hukum semesta. Jika jatuh, berdiri kembali. jika lelah, berhenti sementara untuk rehat. Jika ada lebih, sedikit berbagai kepada keluarga dan yang membutuhkan. Jika bahagia, ingat bahwa itu tidak abadi dan esok hari mungkin saja akan sedih, demikian pula jika sedih, ingat bahwa bahagia akan menghampiri. 

Tidak ada yang absolut dalam hidup. semua berganti sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan. Hidup adalah jalan yang dijejak setapak demi setapak sampai akhirnya giliran kita yang akan meninggalkan kehidupan. Sama halnya dengan pernihakan yang serupa perjalanan untuk tetap bertahan.

Wedding anniversary. 3 Okt 2022

October 1, 2021

1 Oktober

Sepertinya saya benar-benar penat beberapa bulan terakhir. gelombang kesibukan menerpa dan tidak memberikan ruang untuk sekedar menghela nafas, diperburuk dengan sikap menghabiskan waktu yang sia-sia ketika di rumah,

Tidak hanya fisik, psikis juga terkuras dengan pikiran yang bercabang. berbagai hal harus disolusikan dengan olah pikir yang tidak mudah bahkan seringkali membuat saya berada pada titik nadir keputusasaan. sebuah sikap yang tentunya tidak sehat untuk perkembangan diri karena putus asa adalah toxic bagi manusia yang ingin menembus batas kemampuan dirinya.

Entah kebetulan atau memang semesta sedang memberikan berbagai challange untuk melihat diriku apakah sudah sanggup untuk melangkah ke tahap berikutnya, namun yang jelas bahwa pekerjaan kantor benar-benar menumpuk, tugas akhir kuliah yang tidak ada titik terang dan sebuah impian yang harus saya hadapi di dua minggu ke depan. impian yang tentunya merupakan chance terakhir bagiku dan jika gagal maka mungkin sudah tertutup pintu untuk cita-cita tersebut, sialnya saya tidak pernah bisa memaksa diriku untuk mempersiapkan segalanya dengan baik karena pada dasarnya, keberhasilan adalah sebuah luck yang merupakan perwujudan dari persiapan yang maksimal dan doa yang khusyuk kemudian diamini semesta