Aku
mengkhawatirkanmu
Engkau
bekerja sampai larut malam
Duduk
manis depan Komputer 16 jam
Aku
hanya bisa gelenggeleng kepala
Mana
ada lembaga pemerintah dengan jam kerja selama itu
Engkau
hanya dikasih waktu istirahat
Ah,
engkau tidak lebih dari para buruh yang menyedihkan
Di
pabrikpabrik ibu kota
Aku
mengkhawatirkanmu
Engkau
sudah waktunya ke pelaminan
Aku
yang belum jelas kedepannya
Tetap
memberimu harapan kosong
Aku
bingung bahkan sedih mengingatku
Dengan
semua kondisi yang serba tidak jelas
Semoga
saja Tuhan memberikan jalan terbaik
Jojoran 3/61
Jumat siang yang menyengat
13.00

No comments:
Post a Comment