March 29, 2022

Bandara Hasanuddin

Saya tiba di bandara dari kampung pukul 02.00 wita. jam yang cukup krusial karena biasnya saya masih pulas di jam segitu, apalagi tidak ada space yang nyaman untuk istirahat di bandara. Saya akhirnya memilih bersandar di dinding loket Lion parcel yang masih tutup.

Saya harus menempuh perjalanan di waktu subuh dinihari karena jam 8 harus terbang kembali ke ibu kota. 

Kepulangan saya kali ini sebenarnya tidak direncanakan. hanya saja ada urusan yang saya kerjakan di sini sehingga menyempatkan pulang kampung. seingat saya, hal seperti ini sudah beberapa kali saya lakukan untuk sekadar menengok orang tua yang semakin renta.

Setelah menunggu dua setengah jam di lobi bandara, saya kemudian memilih untuk chek in sekaligus shalat subuh di ruang tunggu. Di bandara kota ini, penumpang chek in selalu antri panjang, maklum karena bandara ini tempat transit para pejalan dari barat ke timur dan sebaliknya.

Saya shalat di musala gate 1 kemudian memilih untuk menikmati secangkir karamel dan sepotong kue di Gloria Jean's karena cukup dekat dengan gate 1 tempat boarding pesawat tumpangan saya.

Sedikit agak kaget melihat harga yang harus saya bayar sebesar seratus dua ribu dengan hidangan secangkir karamel dan sepotong kue. Namun kemudian saya menyadari bahwa bisnis di bandara memang mahal kemudian saya berpura-pura untuk menikmati suasana.

Sebentar lagi saya harus boarding.

Gate 1 Bandara st Hasanuddin, 29.3.2022