Mungkin kata
khusyuk hanya sering kita pakai dalam shalat, namun aku akhir-akhir ini suka
memakai dalam setiap hidup yang dijalani. Sekecil apapun itu maka senantiasa
kita harus khusyuk, misalnya saat kita makan maka khusyuk lah terhadap makanan tersebut
bahkan ketika bermain, mandi ataupun tidur, senantiasa kita harus khusyuk
apatahlagi dalam beribadah ataupun belajar. Orang yang khusyuk dalam hidupnya
akan menyelesaikan semua hal dalam hidupnya dengan baik. Mungkin inilah juga
yang sering dimaksud motivator-motivator bahwa hidupmu adalah hari ini, masa
lalu adalah cerita dan masa depan adalah misteri jadi fokus dan khusyuklah
terhadap apa yang sedang engkau jalani sekecil apapun aktivitasmu itu.
Akulah
sebenarnya yang harus belajar menjadi seperti ini. Dalam beberapa potongan
hidupku, seringkali aku tidak khusyuk dalam melakukan sesuatu sehingga hasilnya
pun tidak memuaskan. Dulu ketika mahasiswa, aku merasa bahwa semua hal yang
kulakukan sangat amat tanggung dan bisa dilihat hasilnya pun tanggung.
Bergabung di makes dan belajar English pun kurasa sangat tanggung dan hasilnya
juga begini, amat tanggung sementara di lain sisi, teman-teman seperjuanganku
sudah melanglang buana menikmati jerih payah mereka, sedangkan aku? Masih
disini duduk bersandar merangkai impian yang haruslah sudah bisa kugenggam, aku
khawatir kalau pepatahnya kang huda mengena di diriku, “impian yang tidak
disertai dengan usaha, itu melamun namanya”.
Aku mencoba
mengevaluasi diriku tentang semua ini dan satu yang berhasil kutarik kesimpulan
bahwa aku tidak terlalu focus dalam beberapa hal, melakukannya dengan sangat
tanggung dan hasilnya sangat tanggung juga. Harusnya kan setiap apa yang
dikerjakan harus penuh dengan totalitas tanpa perhitungan matematik tentang
hasilnya karena aku percaya bahwa proses itu akan berjalan berbanding lurus
dengan hasil dan kata bosku dulu di ngawi, energy yang dikeluarkan sama dengan
energy yang dihasilkan dalam artian usaha yang kita lakukan akan kita peroleh
sesuai dengan usaha tersebut, ketika maksimal maka yakinlah hasilnya maksimal
dan ketika usaha kita minimal jangan pernah mengharapkan hasil yang maksimal,
ini sudah sunnahtullah nya.
No comments:
Post a Comment