February 20, 2014

KHUSYUK



Mungkin kata khusyuk hanya sering kita pakai dalam shalat, namun aku akhir-akhir ini suka memakai dalam setiap hidup yang dijalani. Sekecil apapun itu maka senantiasa kita harus khusyuk, misalnya saat kita makan maka khusyuk lah terhadap makanan tersebut bahkan ketika bermain, mandi ataupun tidur, senantiasa kita harus khusyuk apatahlagi dalam beribadah ataupun belajar. Orang yang khusyuk dalam hidupnya akan menyelesaikan semua hal dalam hidupnya dengan baik. Mungkin inilah juga yang sering dimaksud motivator-motivator bahwa hidupmu adalah hari ini, masa lalu adalah cerita dan masa depan adalah misteri jadi fokus dan khusyuklah terhadap apa yang sedang engkau jalani sekecil apapun aktivitasmu itu.
Akulah sebenarnya yang harus belajar menjadi seperti ini. Dalam beberapa potongan hidupku, seringkali aku tidak khusyuk dalam melakukan sesuatu sehingga hasilnya pun tidak memuaskan. Dulu ketika mahasiswa, aku merasa bahwa semua hal yang kulakukan sangat amat tanggung dan bisa dilihat hasilnya pun tanggung. Bergabung di makes dan belajar English pun kurasa sangat tanggung dan hasilnya juga begini, amat tanggung sementara di lain sisi, teman-teman seperjuanganku sudah melanglang buana menikmati jerih payah mereka, sedangkan aku? Masih disini duduk bersandar merangkai impian yang haruslah sudah bisa kugenggam, aku khawatir kalau pepatahnya kang huda mengena di diriku, “impian yang tidak disertai dengan usaha, itu melamun namanya”.
Aku mencoba mengevaluasi diriku tentang semua ini dan satu yang berhasil kutarik kesimpulan bahwa aku tidak terlalu focus dalam beberapa hal, melakukannya dengan sangat tanggung dan hasilnya sangat tanggung juga. Harusnya kan setiap apa yang dikerjakan harus penuh dengan totalitas tanpa perhitungan matematik tentang hasilnya karena aku percaya bahwa proses itu akan berjalan berbanding lurus dengan hasil dan kata bosku dulu di ngawi, energy yang dikeluarkan sama dengan energy yang dihasilkan dalam artian usaha yang kita lakukan akan kita peroleh sesuai dengan usaha tersebut, ketika maksimal maka yakinlah hasilnya maksimal dan ketika usaha kita minimal jangan pernah mengharapkan hasil yang maksimal, ini sudah sunnahtullah nya.

No comments: