Berbilang
waktu
26 tahun
telah kuhabiskan
Aku
bertanyatanya
Untuk
makankah, atau tidur atau bahkan dzalim
Entahlah
26 tahun
berbilang
Aku bingung
Ini
angka-angka yang tergolong lama
Aku ingat
sejarah mereka
Yang mati di
usia ini
Namun punya
segudang karya
Lalu aku apa
Hanya makan,
tidur dan main
Aku malu
kepada mereka, mereka yang banyak berkarya tanpa berdiam diri. Aku yang punya
potensi benarbenar tak kumanfaatkan. Hanya pandai berbual, bermimpi tanpa aksi
yang hanya melahirkan lamunan belaka. Aku harus bagaimana, menyikapi waktu yang
masih kupunya.
Tapi
whatever, semua itu telah berlalu, aku masih punya waktu, entah sampai kapan
namun harus kumanfaatkan, minimal membantu orang di sekitarku dan tidak menjadi
beban buat mereka. Aku tidak perlu membandingkan hidupku dengan mereka, dengan
setiap yang melangkah jauh karena sejatinya, setiap dari insan punya cara
sendiri menempuh perjalanan mereka, yang dinilai bukan jauhnya kita melangkah
namun apakah dalam perjalanan hidup, kita bermanfaat untuk yang lain atau
tidak. Langkah hidup memang membutuhkan kepedulian terhadap sesame karena
hakekat dari kita adalah bermanfaat untuk sesama bukan malah dzalim.
No comments:
Post a Comment