Engkau dan
subuh
Katamu sudah
intim dengannya dari sejak SD
Katamu lagi
Terbiasa
bangun bahkan tengah malam
Yah,
engkau tidak seperti yang lain
Disaat mungkin
gadis seusiamu masih mbangkong
Engkau bangun
lebih awal
Bercengkerama
dengan dinginnya angin subuh
Dengan kokok
ayam jantam samping rumahmu
Dengan merdunya
adzan subuh dari masjid mujahidin
Ah, aku
malu denganmu
Aku yang
seorang lakilaki
Terkadang
harus dibangunkan dengan sinar matahari yang menembus celahcelah dinding
kamarku terkadang pula deru kendaraan yang lalu lalang.
Bahkan berkalikali,
engkau berpesan kepadaku untuk bangun subuh, namun apalah aku ini. Lakilaki yang
takluk pada kemanjaan diri akan tidur tak mampu menghalau rasa kantuk yang
menyerang.
Huhu,
aku benarbenar lemah dengan waktu subuh
Dengan malam
yang jatuh tepat di fajar
Aku malah
menjadikan waktu subuh dengan bermimpi di dalam tidurku
Sedang engkau
Mengejar
mimpiku di alam nyata
Saat subuh
menyapa
Dan subuh
bersamamu
Bercengkerama
dalam dingin yang menyejukkan
Dan udara
yang menyegarkan
No comments:
Post a Comment