Pernahkah kita merasa khawatir
ketika kita akan memasuki episode kehidupan yang baru? Seperti misalnya pada
kebanyakan anak muda dari kampung yang akan beranjak ke kota melanjutkan
kuliah. Berbagai macam pikiran berkecamuk saat mereka akan meninggalkan kampungnya
sebagai zona nyaman, bagaimana nantinya di tempat baru dan begitu banyak
ketakutan dan kekhawatiran namun pada akhirnya sirna setelah dijalani dan semua
berjalan normal. Seperti itulah hidup selalu bercerita kepada kita, tentang
kita yang akan keluar dari zona nyaman akan dihinggapi begitu banyak
kekhawatiran yang sesungguhnya tidak ada wujudnya. Ini yang akan saya ceritakan
tentang pengalaman pribadiku salama menjalani hidup, bagaimana saat akan
melangkah ke episode hidup yang baru,
aku selalu khawatir dan merasa cemas akan episode yang akan kujalani namun
selalu saja berakhir dengan normal ketika sudah menjalaninya.
Saat pertama aku akan keluar dari
comfort zone ketika masuk sekolah lanjutan,aku harus bertemu dengan teman-teman
baru yang sama sekali tidak kukenal karena berasal dari kampung yang berbeda,
berbagai spekulasi mulai menggelayut di pikiranku, tentang nantinya bagaimana
bersosialisasi bahkan kekhawatiranku juga mengenai diriku apakah bisa sama
dengan teman-teman baru dalam hal prestasi permasalahannya karena saat duduk di
bangku SD, aku sering juara kelas karena jumlah siswa hanya sekitar 7 orang
ditambah lagi komentar dar pamanku bahwa belum apa-apa kalau juara kelas di SD
dan itu teruji kalau tetap bisa mempertahankan di SMP yang siswanya lumayan
banyak dan berasal dari berbagai kampung. Aku semakin keder saat itu dan amat
sangat terbebani namun seiring waktu berjalan, semua menjadi normal bahkan
mereka yang berasal dari kampung berbeda pun tidak terlalu mencolok, begitupun
adanya saat akan melanjutkan ke jenjang SMA namun tetap saja berjalan normal
pada akhirnya ketika dijalani.
Selepas menuntut ilmu di bangku
SMA, episode yang baru kemudian akan kuhadapi, ya mendaftar di bangku kuliah
dan akhirnya harus meninggalkan kampung halaman dengan berbagai macam kenangan
yang mungkin amat sangat sulit dilupakan ditambah lagi kekhawatiran apakah aku
bisa survive di tempat baru dengan berbagai macam kondisi yang ada.
No comments:
Post a Comment