Salah satu hal yang sering luput dari kita adalah belajar dari
pengalaman baik pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain karena irama
kehidupan selalu sama hanya saja dinamikanya yang berbeda misalnya saja tentang
umur, kita pernah melalui masa muda dan akan menemui masa tua bagi yang masih
muda dan hokum sunnatullah itu berlaku bagi siapapun itu tanpa ada perbedaan.
Irama kehidupan itulah yang harus dipelajari dan bersiap diri untuk
menghadapinya.
Saat masih berusia 23 tahun kebawah, aku merasa masih sangat muda,
tidak terpacu untuk bekerja keras dan hanya menghabiskan waktu dengan impian
tanpa tindakan, itu berlangsung sekitar 3 tahun. Sesaat menginjak umur 24
tahun, aku mulai was-was memikirkan masa depan. Mulai merancang apa saja yang
mesti kuperbaiki untuk mengejar ketertinggalanku tentang waktu yang
kusia-siakan dulu, hingga akhirnya kini, aku menginjak umur 26 tahun, aku
semakin was-was dan belajar dari setiap orang yang berumur diatasku, entah itu
yang berhasil atau tidak. Dari orang yang berhasil, aku mempelajari dan
mencontoh langkah-langkah mereka saat berusia seperti aku sekarang dan tetap
focus kedepan sedangkan untuk orang yang belum berhasil di usia diatasku,
akupun mempelajari kebiasaan mereka saat mereka seusiaku dan berusaha untuk
tidak mengikuti kebiasaan mereka tersebut.
Langkah ini harus kulakukan secara sporadic untuk menstimulasi
diriku menjadi lebih berguna di masa mendatang. Umurku sekarang tidak muda lagi
sedangkan aku punya impian saat umur 30 tahun, jika diberi kesempatan, aku
harus mandiri dan sudah berkeluarga, ini demi menjaga setiap langkahku dan
tentunya setiap niatku tersebut kuarahkan untuk mendekatkan diri kepada Allah
karena sejatinya pelajaran yang paling berharga buatku sampai saat ini adalah
tentang orang yang pernah kutemui dan sekarang sudah tiada. Itu akan selalu
mengingatkanku tentang kefanaan dan akan mengontrol setiap tindakanku dalam
mewujudkan impian duniawi.
Sebagai manusia biasa, kepalaku masih terbayangi begitu banyak
impian tentang duniawi dan kurasa masih sangat wajar sepanjang aku tidak
melakukan hal yang bertentangan dengan aturan keyakinan dan prinsip yang selama
ini kepegang.
No comments:
Post a Comment