February 23, 2014

gadis dan rindu


“Entah sebulan tidak bertemu, ataupun hanya sehari, aku akan merindumu”, begitu bisikmu sayang saat kutanyakan tentang rindu.
Ah, rindu selalu menyebalkan
Selalu menghampiri setiap waktu
Rindu ini
Seperti rindu malam akan rembulan
Huhu, ingin kulawan dengan egoku
Namun semakin kuingkari
Semakin itu pula rindu ini mengalahkanku
Menyebalkan memang berurusan dengan rindu
Di sana engkau membawa jiwaku
Bersamamu
Engkau sisakan rindu ini
Menyiksaku dan membelenggu sukmaku
Aku selalu bertany pada angina dari arah kotamu
Kapan engkau kan kembali menjemput rinduku
Tak ada jawaban, angin hanya membisu
Diantara tetes hujan senja ini
Kucari rinduku
Di kerumunan bintang disana
Kucoba menerka rinduku
Tapi semua itu nihil sayang
Karena engkau adalah rinduku itu



No comments: