February 22, 2014

berlakulah sewajarnya

Aku selalu mengartikan
air matamu dengan ketulusan
Dan bahkan seperti tawa
Aku memaknai sebagai kasih sayang
Namun bukan tangisan yang histeris
Dan bahkan bukan tawa yang terbahakbahak
Karena keyakinan yang ku pegang
Bahwa sesuatu berlebihan itu dilarang
Menangis histeris tidak diperbolehkan
Dan juga
Tertawa terbahakbahak di benci
Maka Sewajarnya
Wahai gadis

No comments: