Setelah berbuka puasa di pelataran indomaret pendurenan. Saya beranjak makan ayam penyet dan tarweh di mesjid Al Islah.
Di mesjid ini lain dari yang biasanya karena setelah shalat Isya dilanjutkan dengan shalat tarweh 8 rakaat kemudian ceramah agama .
Isi ceramah lumayan sepakat karena sang penceramah mengatakan bahwa anak-anak tidak masalah ribut yang penting tidak mengganggu dan itu adalah keberkahan. Secara garis besar masih membahas tentang puasa. "Barangsiapa yang datang bulan ramadhan namun dosa-dosanya tidak diampuni maka dia merugi.
Keutamaan orang-orang yang berpuasa.
Amalan yang dilakukan di bulan ramadhan jauh lebih besar ganjarannya daripada di luar bulan ramadhan.
Jadikan bulan ramadhan sebagai syahrul Qura'an.
Penceramah mengulas tentang sebuah ajaran namun tidak jelas aliran yg dimaksud.
Mesjid Al-Islah Pendurenan
8 Ramadhan 1436 H
Di mesjid ini lain dari yang biasanya karena setelah shalat Isya dilanjutkan dengan shalat tarweh 8 rakaat kemudian ceramah agama .
Isi ceramah lumayan sepakat karena sang penceramah mengatakan bahwa anak-anak tidak masalah ribut yang penting tidak mengganggu dan itu adalah keberkahan. Secara garis besar masih membahas tentang puasa. "Barangsiapa yang datang bulan ramadhan namun dosa-dosanya tidak diampuni maka dia merugi.
Keutamaan orang-orang yang berpuasa.
Amalan yang dilakukan di bulan ramadhan jauh lebih besar ganjarannya daripada di luar bulan ramadhan.
Jadikan bulan ramadhan sebagai syahrul Qura'an.
Penceramah mengulas tentang sebuah ajaran namun tidak jelas aliran yg dimaksud.
Mesjid Al-Islah Pendurenan
8 Ramadhan 1436 H
No comments:
Post a Comment