June 5, 2015

Khutbah Jum'at

Seperti jumat-jumat sebelumnya, saya selalu menyempatkan untuk menulis inti sari dari khutbah jumat yang kudengarkan setidaknya dari sudut pandangku sendiri. Baik yang saya sepakati maupun yang kurang saya sepakati.

Pengetahuan memang selalu berubah secara periodik tergantung siapa yang menjadi teman diskusi dan jenis buku bacaan. Terkadang kita menemui orang yang pada mulanya adalah seorang yang fanatik namun ketika banyak bertemu orang dan membaca buku, mereka berubah menjadi toleran ataupun sebaliknya. variabel paling menentukan adalah pengalaman hidup, buku bacaan dan teman diskusi.

Saya mungkin adalah salah satu orang yang amat sangat parno terhadap apa yang namanya perbedaan. Apapun itu terlebih agama dan suku namun ketika saya sudah mulai mengenal banyak orang dan bertemu dengan berbagai macam orang dengan segala perbedaannya, pola pikir saya berubah dan lebih menerima perbedaan bahkan menganggap indah perbedaan itu.

Prolog diatas sebenarnya tidak ada hubungan langsung dengan khutbah jumat tadi. Khatib hanya menyampaikan hal-hal yang umum dan mainstream seperti kita seharusnya selalu membasahi mulut kita dengan dzikir dan bershalawat kepada Rasulullah karena orang yang tidak pernah luput bersalawat kepada Baginda Nabi akan mendapat syafaat nanti di akhirat.

Khatib juga menyampaikan uneg-unegnya tentang adab mendirikan shalat. khatib mengatakan bahwa kita belum dikategorikan sebagai orang yang menghadapkan muka kepada Allah ketika saat shalat, kita masih memakai pakaian yang seadanya. memakai baju yang penuh dengan tulisan dan tidak memilih pakaian yang terbaik.

Sebenarnya, khutbah jumat tadi lumayan lama, hampir sekitar setengah jam namun saya tidak terlalu banyak menangkap isi khutbah karena sebagian besar yang disampaikan seputar mengingat Allah SWT. setidaknya khutbah jumat tadi lumayan tidak membuat ngantuk atau mungkin karena saya lapar. hehe

050615

No comments: