June 7, 2015

Kita Membunuh Waktu

" waktu mempermainkan cinta kita kak, atau mungkin kita yang selalu kalah berpacu dengan sabar." Katamu sepanjang jalan saat kita menyusuri senja yang bisu

Aku bahkan tak tahu lagi harus menabuh bendera perang dengan waktu karena setiap kali aku memeluknya dengan sabar, waktu seakan berhenti melangkah
Aku dan kau pun sedang mengejar waktu namun seakan dia enggan melangkah

Terkadang aku mengintip hujan dengan jawabannya namun dia seakan memberiku luka
Senja yang kemarin selalu bersamaku pun seakan enggan bertutur
Ah, kali ini aku menyerah
Membanting semua cangkir di bibir meja

Sedari tadi kususuri pandangan yang kosong dari setiap kedipan matamu
Aku menemukan cinta di dalamnya
Dan kau buktikan itu,
Sisa farfummu masih menyatu di pundakku

Aku ingin mengalahkan waktu
Membunuh waktu yang enggan melangkah

tidak sekalipun dia mengungkap misterinya
memberi jawaban yang pasti
atau sekedar pernyataan yang menenangkan
bahkan tekateki yang melekat sepanjang dirinya

kita terlalu lama jauh dari pandangan semesta
entah sekarang sudah tak terlihat lagi ataukah hanya samarsamar
akupun tak tahu

Seperti puisi dian yang bosan dengan penat
080615

No comments: