Menurut KBBI, nikah adalah perkawinan yang dilakukan sesuai
dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Ada berbagai macam pernikahan seperti nikah fasid, nikah gantung, nikah
sigar, nikah siri dan lain-lain. Menikah bukanlah hal yang main-main karena itu
ketika kita memutuskan menikah maka seyogyianya harus ada tujuan dari menikah
tersebut. Meski di lain sisi, kita tidak boleh menunda pernikahan dengan
berbagai alasan ketika semua syarat sudah memenuhi karena ditakutkan akan
menjerumuskan ke jurang kenistaan.
Memang akhir-akhir ini, kata nikah memenuhi rongga kepalaku. Sangat
mudah ditebak kenapa? Karena aku sudah berniat untuk menikah namun masih ada variable
yang belum terpenuhi sehingga niatku belum terwujud. Aku pun yakin bahwa Allah Maha Mengetahui
waktu yang terbaik. Aku yakin Dia telah menentukan waktu terbaik untukku.
Menikah memang tidak sekedar sebagai acara resepsi yang setelah
itu berakhir dengan salam-salaman. Niatan menikah haruslah karena Allah dan
harus mempunyai visi yang jelas. Memang terkadang sebagian orang menikah untuk
menjaga diri dari maksiat namun tidak elok juga jika kita memaksakan untuk
menikah padahal belum ada modal yang cukup karena menikah bukan perkara satu
atau dua hari namun selamanya.
Dalam kasusku ini hal itulah yang menjadi penghambatnya. Jika sebagian
orang ingin menikah namun belum ada calon dan bahkan belum dapat restu namun
pada kasus yang aku alami, kasusnya berbeda, Insya Allah aku sudah menetapkan
seorang gadis yang ingin kunikahi dengan segala pertimbangan yang matang bahkan
ibunya pun sudah merestui namun sau syarat yang belum terpenuhi dari ibunya
adalah aku harus kerja. Memang setelah resign dari perusahaan penerbitan di kota
sebelumnya, aku belum kunjung mendapatkan pekerjaan baru sedangkan wanita
pilihanku sudah bekerja. Aku bahkan harus berkutat setiap hari untuk mencari
pekerjaan ditambah lagi terkadang aku mengalami gangguan kesehatan yang sedikit
menghalangiku fighting dalam mencari pekerjaan. Aku sudah pada tahap menikah untuk menjaga kehormatan diriku. mudah-mudahan Allah memudahkan dan meridhai.
Kesimpulan akhir yang kupetik dari kasusku ini bahwa ketika
orang berniat menikah maka selalu saja ada hal yang membuatnya harus bersabar. Seorang
temanku dulu di Makassar ingin menikah, dia sudah bekerja dan punya modal namun
dia harus bersabar beberapa bulan untuk mendapatkan calon sebelum akhirnya
menikah. Kasus yang berbeda dengan makna yang sama sedang kualami, aku harus
bersabar mencari pekerjaan meski terkadang kita tidak mengetahui seperti apa
nantinya. Namun pada intinya bahwa semua usaha-usaha harus disandarkan kepada Allah
SWT supaya lebih indah pada waktunya. Amin
Cilandak, 20’5’14

No comments:
Post a Comment