Mei sebentar lagi melaju
menyusuri lorong-lorong gelap
Seperti tak berbekas
dengan jejak yang terhapus oleh hujan kemarin sore
Masih kuingat dengan jelas
titipan asa yang kukirimkan lewat kedatangannya
Namun entahlah
Tidak ada satupun yang
tersampaikan di pintu kamarku
Mei hanya berlalu begitu
saja meninggalkan pesan yang tak berarti
Aku hanya melongo mencari
setitik hikmah darinya
Namun tetap saja nihil
Sebentar lagi dia akan
digantikan oleh juni
Pertanda sudah setengah
dari perjalanan tahun ini
Aku adalah makhluk yang
tak lelah menitipkan asa
Meski kemarin mei
menghianatiku
Maka tetap saja aku akan
menitipkan asa di juni yang menjelang
Wahai juni yang cerah
Ak adalah pendamba asa di
semesta ini
Aku menitipkan asa di
pundakmu
Kelak disaat engkau datang
menyapa, engkau bersahabat denganku
Bahu membahu denganku
mewujudkan setitik asaku
Aku hanya ingin dua hal
dengan keberadaanmu
Aku dan seluruh makhluk
tercintaku tetap bugar
Dan engkau mendoakanku
mendapat sumber penghidupan
Untukku dan untuk
cita-citaku meminang gadis impianku
Aamiin.
Cilandak, 25’5’14

No comments:
Post a Comment