Jangan gibah
Cerita ini sebenarnya agak sedikit mistis dan
mungkin ada banyak orang yang tidak terlalu percaya dengan fenomena seperti ini
karena sama sekali tidak bisa dibuktikan secara empiris. Hanya orang yang
kemudian percaya bahwa ada sesuatu yang tidak indrawi yang kemudian turut
menentukan perjalanan hidup kita. Bahwa ketika ada sesuatu yang salah dengan
tindakan kita maka terkadang pengaruhnya kepada jasmani meski sebabnya dari
perbuatan dan tingkah laku yang keliru.
Cerita yang kualami sebenarnya sudah banyak tentang
hal seperti ini. Misalnya saja ketika aku khilaf terkadang aku akan mendapat
sebuah peringatan entah itu kesandung atau apa saja yang kemudian menimbulkan
rasa sakit pada fisik. Cerita seperti ini pula kualami semalam. Aku ditelepon
oleh salah seorang kawan lama yang sudah beberapa lam tinggal di bagian
tenggara Sulawesi. Awalnya percakapan kami hanya seputar canda-candaan dan
saling bertukar kabar diselingi tawa mengingat hal-hal norak yang dulu kami
alami saat masih duduk di bangku sma. Lama kelamaan, kami larut dalam
pembicaraan yang mengarah ke gibah bahkan dia bercerita tentang temanku yang
sudah menikah kemudian selingkuh dengan seorang yang sudah menikah juga.
Salahnya aku karena aku terkesan sangat menanggapi dan menanyakan sesuatu yang
kemudian dia semakin bersemangat bercerita. Aku selalu bertekad untuk tidak
menceritakan kejelekan orang lain namun selalu saja melakukannya bahkan tentang
cerita yang belum tentu kebenarannya.
Tadi pagi saat bangun pagi. Ada hal aneh yang kualami.
Sangat terasa dari dalam tubuhku ada bau busuk yang sangat menyengat. Aku
berusaha untuk meyakinkan bahwa bau busuk itu dari mulut namun ternyata tidak.
Sama sekali ketika aku mengeluarkan nafas dari dalam mulutku maka bau busuk itu
tidak tercium sama sekali namun ketika aku bernafas dengan normal maka bau
busuk itu kembali menyengat yang hampir sama seperti bau bangkai. Aku
berkali-kali merasa heran dan kemudian istighfar ketika mengingat bahwa semalam
aku bergibah dengan temanku. Setelah beberapa kali mengucap istighfar maka
perlahan-lahan bau busuk itu menghilang.
Mungkin terdengar sangat mistis dan tidak masuk akal
namun aku adalah salah satu orang yang amat sangat percaya bahwa ketika ada
nilai yang kulanggar dimana nilai tersebut telah kujadikan sebagai sebuah
prinsip yang tidak boleh diganggu gugat maka dengan sendirinya aku akan
mengalami peristiwa yang nampaknya tidak masuk akal dan selalu saja aku
mengalami kejadian seperti itu beberapa tahun belakang ini.
Memang beberapa kali, aku sering kali mengingatkan
orang-orang terdekatku untuk tidak bergibah karena sifat seperti itu amat
sangat tercela. Setiap orang pasti pernah melakukan khilaf tak terkecuali diri
sendiri maka dari itu, gibah amat sangat dilarang. Orang yang sibuk mencari
kejelekan orang lain dan lupa memperbaiki diri sendiri adalah orang yang
benar-benar merugi.
Selain kejadian diatas, sekarang pun aku masih
terkadang lemas tanpa tahu apa penyebabnya. Tiba-tiba saja aku seperti ini dan
kutahu bahwa ada norma yang telah kupegang selama ini akhirnya kulanggar selama
beberapa bulan. Aku baru tersadar ketika drop sampai dua bulan ini. Memang aku
telah larut dalam pelanggaran norma tersebut selama kurang lebih 10 bulan dan
kuyakin bahwa kondisiku ini belum akan pulih sebelum aku benar-benar harus
menyadari khilafku yang kuakui salah satu khilaf paling besar yang pernah
kulakukan di dalam hidupku.
Hidup memang tentang bertindak bukan tentang
berbicara dan berteori. Memberi contoh yang bijak adalah dengan perbuatan bukan
dengan kata-kata karena sejatinya amat sangat mudah untuk mengatakan sesuatu
namun yakinlah bahwa untuk melakukan sesuatu yang kita katakan harus
membutuhkan segenap jiwa dan raga untuk mewujudkannya. Rencana yang tidak
dieksekusi dengan tindakan adalah rencana gagal.
Cilandak, 27 mei 2014

No comments:
Post a Comment