May 29, 2014

JANGAN BERGIBAH


Jangan gibah
Cerita ini sebenarnya agak sedikit mistis dan mungkin ada banyak orang yang tidak terlalu percaya dengan fenomena seperti ini karena sama sekali tidak bisa dibuktikan secara empiris. Hanya orang yang kemudian percaya bahwa ada sesuatu yang tidak indrawi yang kemudian turut menentukan perjalanan hidup kita. Bahwa ketika ada sesuatu yang salah dengan tindakan kita maka terkadang pengaruhnya kepada jasmani meski sebabnya dari perbuatan dan tingkah laku yang keliru.

Cerita yang kualami sebenarnya sudah banyak tentang hal seperti ini. Misalnya saja ketika aku khilaf terkadang aku akan mendapat sebuah peringatan entah itu kesandung atau apa saja yang kemudian menimbulkan rasa sakit pada fisik. Cerita seperti ini pula kualami semalam. Aku ditelepon oleh salah seorang kawan lama yang sudah beberapa lam tinggal di bagian tenggara Sulawesi. Awalnya percakapan kami hanya seputar canda-candaan dan saling bertukar kabar diselingi tawa mengingat hal-hal norak yang dulu kami alami saat masih duduk di bangku sma. Lama kelamaan, kami larut dalam pembicaraan yang mengarah ke gibah bahkan dia bercerita tentang temanku yang sudah menikah kemudian selingkuh dengan seorang yang sudah menikah juga. Salahnya aku karena aku terkesan sangat menanggapi dan menanyakan sesuatu yang kemudian dia semakin bersemangat bercerita. Aku selalu bertekad untuk tidak menceritakan kejelekan orang lain namun selalu saja melakukannya bahkan tentang cerita yang belum tentu kebenarannya.

Tadi pagi saat bangun pagi. Ada hal aneh yang kualami. Sangat terasa dari dalam tubuhku ada bau busuk yang sangat menyengat. Aku berusaha untuk meyakinkan bahwa bau busuk itu dari mulut namun ternyata tidak. Sama sekali ketika aku mengeluarkan nafas dari dalam mulutku maka bau busuk itu tidak tercium sama sekali namun ketika aku bernafas dengan normal maka bau busuk itu kembali menyengat yang hampir sama seperti bau bangkai. Aku berkali-kali merasa heran dan kemudian istighfar ketika mengingat bahwa semalam aku bergibah dengan temanku. Setelah beberapa kali mengucap istighfar maka perlahan-lahan bau busuk itu menghilang.

Mungkin terdengar sangat mistis dan tidak masuk akal namun aku adalah salah satu orang yang amat sangat percaya bahwa ketika ada nilai yang kulanggar dimana nilai tersebut telah kujadikan sebagai sebuah prinsip yang tidak boleh diganggu gugat maka dengan sendirinya aku akan mengalami peristiwa yang nampaknya tidak masuk akal dan selalu saja aku mengalami kejadian seperti itu beberapa tahun belakang ini.

Memang beberapa kali, aku sering kali mengingatkan orang-orang terdekatku untuk tidak bergibah karena sifat seperti itu amat sangat tercela. Setiap orang pasti pernah melakukan khilaf tak terkecuali diri sendiri maka dari itu, gibah amat sangat dilarang. Orang yang sibuk mencari kejelekan orang lain dan lupa memperbaiki diri sendiri adalah orang yang benar-benar merugi.

Selain kejadian diatas, sekarang pun aku masih terkadang lemas tanpa tahu apa penyebabnya. Tiba-tiba saja aku seperti ini dan kutahu bahwa ada norma yang telah kupegang selama ini akhirnya kulanggar selama beberapa bulan. Aku baru tersadar ketika drop sampai dua bulan ini. Memang aku telah larut dalam pelanggaran norma tersebut selama kurang lebih 10 bulan dan kuyakin bahwa kondisiku ini belum akan pulih sebelum aku benar-benar harus menyadari khilafku yang kuakui salah satu khilaf paling besar yang pernah kulakukan di dalam hidupku.

Hidup memang tentang bertindak bukan tentang berbicara dan berteori. Memberi contoh yang bijak adalah dengan perbuatan bukan dengan kata-kata karena sejatinya amat sangat mudah untuk mengatakan sesuatu namun yakinlah bahwa untuk melakukan sesuatu yang kita katakan harus membutuhkan segenap jiwa dan raga untuk mewujudkannya. Rencana yang tidak dieksekusi dengan tindakan adalah rencana gagal.


Cilandak, 27 mei 2014

No comments: