April 2, 2015

Meracu Pikiranku

nafsu benarbenar membuatku tidak berdaya. akal sehat semakin tidak berdaya.
dulu saat masih bocah, aku diajarkan hadist bahwa perang terbesar adalah melawan hawa nafsu
aku tidak mengerti maksudnya. hingga sampai sekarang saat aku terjebak di dalam
aku baru mafhum tentang makna perang terbesar

dulu saat masih ingusan
aku diajarkan bahwa kenali dirimu kemudian engkau akan mengenal Tuhan
aku tidak mengerti bahkan aku berpikir itu mustahil
hingga saat aku bersusah payah mengenali apa yang melekat pada diriku
aku baru mengerti kenapa harus mengenali diri

dulu pun aku diajarkan jika ingin menjadi manusia seutuhnya maka mengendalikan diri dan pikiran
 aku tidak tahu sama sekali maksudnya
hingga hari ini ketika aku terlalu membiarkan pikiranku liar tanpa terkendali
aku merasa hidupku tanpa arah
ketika diriku terlalu permisif terhadap semua dan tidak terkontrol
aku merasa banyak yang keliru dalam hidupku
Siri as-Saqothi berkata, “Kekuatan paling dahsyat ialah hendaknya kau mampu mengendalikan dirimu. Dan barang siapa tidak mampu mengendalikan dirinya, niscaya dia lebih tidak mampu mengendalikan orang lain.” 

Tuhan, sampai pada hari ini
aku terus berjuang mengenali diriku
dan tidak akan pernah sampai pada sebuah pengenalan
sampai Engkau menuntunku

020415

No comments: