ketika ku bocah, aku bergumam alangkah bahagianya menjadi orang dewasa
kini aku dewasa dan bergumam kemudian, ternyata masa kecil adalah masa terindah
saat sedang menjalani masa SMA, pikirku bahwa menjadi anak kuliah menyenangkan, berpakaian bebas kemudian memanjangkan rambut, saat kuliah ternyata SMA menyisakan rindu yang mendalam kemudian akupun berpikir masa itu menyenangkan
sekarang aku bekerja, lagi-lagi aku selalu bahagia bernostalgia dengan masa kuliah, alangkah menyenangkan ketika semua sudah berlalu.
kenapa kebahagiaan seperti sebuah fatamorgana yang ketika jauh serasa menyenangkan namun ketika berada di genggaman menjadi hambar.
apakah memang seperti itu hakekatnya sebuah kebahagiaan..??
ataukah hidup akan berhenti ketika kita benarbenar memeluk bahagia itu?
aku miskin melihat si kaya bahagia
aku sakit melihat si sehat merayakan bahagia
aku hidup di desa melihat bahagianya orang yang hidup di kota
namun ketika semua itu menjadi terbalik
akupun melihat kebahagiaan tersebut terbalik menjauh
bahagia adalah katakata bukan kenyataan
dia melayang di ufuk mimpi yang menjelma menjadi ilusi sepanjang hanyat
tanpa pernah diraih
hidup adalah tragedi mengejar kata bahagia
yang tidak akan pernah menjadi sebuah kata benda
karena hakekatnya adalah kata sifat
jika seperti itu adanya
berarti bahagia tak kasat mata
dia inheren dalam diri manusia yang selalu mampu bersyukur
mungkin itulah konsep bahagiaku
kini aku dewasa dan bergumam kemudian, ternyata masa kecil adalah masa terindah
saat sedang menjalani masa SMA, pikirku bahwa menjadi anak kuliah menyenangkan, berpakaian bebas kemudian memanjangkan rambut, saat kuliah ternyata SMA menyisakan rindu yang mendalam kemudian akupun berpikir masa itu menyenangkan
sekarang aku bekerja, lagi-lagi aku selalu bahagia bernostalgia dengan masa kuliah, alangkah menyenangkan ketika semua sudah berlalu.
kenapa kebahagiaan seperti sebuah fatamorgana yang ketika jauh serasa menyenangkan namun ketika berada di genggaman menjadi hambar.
apakah memang seperti itu hakekatnya sebuah kebahagiaan..??
ataukah hidup akan berhenti ketika kita benarbenar memeluk bahagia itu?
aku miskin melihat si kaya bahagia
aku sakit melihat si sehat merayakan bahagia
aku hidup di desa melihat bahagianya orang yang hidup di kota
namun ketika semua itu menjadi terbalik
akupun melihat kebahagiaan tersebut terbalik menjauh
bahagia adalah katakata bukan kenyataan
dia melayang di ufuk mimpi yang menjelma menjadi ilusi sepanjang hanyat
tanpa pernah diraih
hidup adalah tragedi mengejar kata bahagia
yang tidak akan pernah menjadi sebuah kata benda
karena hakekatnya adalah kata sifat
jika seperti itu adanya
berarti bahagia tak kasat mata
dia inheren dalam diri manusia yang selalu mampu bersyukur
mungkin itulah konsep bahagiaku
No comments:
Post a Comment