April 26, 2015

Selamat Berbahagia

Ada banyak kesamaan diantara kami. Selisih umur kami hanya dua hari. Kami melewati masa kecil bersama, berteman, kemudian bertengkar namun seperti itulah interaksi manusia masa kecilnya. dia adalah saudara sepupuku, namanya SR. Menceritakan masa bersamanya ketika kecil mungkin tidak tertuliskan satu persatu. karakter orangnya kuat meski kutahu dia sempat memang menjadi bandel dalam beberapa hal namun sesungguhnya itulah lelaki, aku saja yang terlalu takut untuk mengeksplorasi kelaki-lakianku.

Aku harus angkat jempol untuknya. dia memutuskan untuk menikah menikahi seorang gadis di kampung kami yang sudah lama dipacarinya. Anak itu baru menyelesaikan masa SMA nya namun tidakkah itu sebuah keberanian laki-laki yang harus diapresiasi dibandingkan dengan beberapa anak muda yang hanya berani memacari anak gadis tanpa berani bertanggung jawab

Hidup memang tentang pilihan namun ada satu penentu yang bisa menjatuhkan pilihan seseorang terhadap sesuatu yaitu kepercayaan diri dan keberanian. itulah yang dimiliki oleh saudara sepupu saya yang satu ini. sejak kami masih bocah sampai menjadi remaja tanggung dan beranjak dewasa, dia dikenal berani dalam segala hal bahkan hal yang dianggap baik akan dipertahankannya.

Pernah suatu waktu saat kami masih TK, aku dan dia berkelahi di belakang sekolah TK dekat lapangan. aku tidak tahu persis apa masalah diantara kami saat itu namun memang hal yang lumrah di kampung kami saat anak kecil berkelahi apalagi ketika ada orang dewasa yang ikut mengompori. Meski akupun sadar bahwa setelah berkelahi, kami kembali akrab dan bermain bersama.

Aku tidak ingat secara pasti kelas berapa dia tidak naik kelas sehingga dia berada 1 tingkat di bawahku. Meski kami berbeda sekolah saat itu, aku masuk di sekolah Madrasah Ibtidayah sedangkan dia masuk di SD Negeri. kami masih sering bersama dan terkadang ke kebun bersama.

Satu hal lagi yang kuingat adalah dia amat kuat dalam pekerjaan berat seperti berkebun dan bekerja di sawah. mungkin hal tersebut pun didukung oleh posturnya yang tinggi dan kekar. bahkan dalam beberapa pekerjaan yang berat, dia selalu membantu. pernah beberapa kali aku dan dia bekerja di kebun dan di sawah namun harus kuakui bahwa dia lebih piawai bekerja. hanya mungkin dia tidak fokus karena dia akan bekerja ketika mood.

Setidaknya dia sekarang sudah memutuskan menikah dan mengambil tanggung jawab sebagai suami dan sebagai ayah kelak. tanggung jawab yang tidak main-main dan butuh kerja keras untuk melanggengkan pernikahan namun aku selalu percaya kepadanya bahwa dia akan melewati segalanya. keberaniaannya sudah melalui beberapa tahap yang mungkin orang lain belum melewatinya. doaku semoga saja dia tetap konsekwen dan bahagia bersama istrinya.

“Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii khoir”. adits shahih diriwayatkan Abu Hurairah.

sekali lagi, selamat berbahagia semoga pernikahanmu selalu dilimpahi keberkahan, sangsurang..!!

Rawamangun, 260415


No comments: