April 14, 2015

Selasa, 14 4 15

Hari ini sebenarnya tidak ada yang terlalu perlu diceritakan. Semua berjalan normal seperti hari sebelumnya, lalu kemudian buat apa saya menulis kalau tidak ada yang menarik untuk ditulis.? hehe. Biarkan sajalah karena saya hanya ingin memenuhi blogku dengan kuantitas yang sebanyak-banyaknya sampai semua penuh.

Sudah dua hari ini saya jalan kaki ke kantor. mungkin bukan sebagai wujud untuk menghemat menghadapi pernikahanku namun pada dasarnya saya lebih suka menikmati berjalan kaki ke kantor sambil menghirup udara segar, jarang-jarang loh menghirup udara tanpa polusi di kota ini. Apatahlagi jarak kos ke kantor hanya 10 menit jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Pukul 07:16 saya sudah sampai di kantor. baru ada pak mardi dan pak tamrin di kantor. Biasanya memang pagi-pagi saat saya baru tiba di kantor, pak tamrin sudah siap pulang karena memang tugas dia adalah jaga malam. saya lantas sarapan pop mie dan 4 buah gorengan.

Pekerjaan hari ini memang tidak sebanyak kemarin. meski masih ada beberapa pekerjaan yang pending namun itu lebih karena berkas yang belum lengkap ataupun dari KP belum ada konfirmasi. Saya hanya membereskan beberapa klaim kendaraan dan juga klaim kecelakaan diri yang perlu dipersiapkan. khususnya klaim kecelakaan diri, PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg adalah perusahaan dengan klaim paling banyak. kadang saya pun jengah dengan klaimnya yang selalu saja ada. yang menjadi dilema karena di sisi lain, perusahaan tersebut sangat besar preminya, hampir mencapai 100 juta.

Satu hal yang mungkin membuatku tidak respect kepada pihak Hrd Perusahaan tersebut karena mereka selalu menggunakan tameng akan memutus kerjasama jika klaimnya tidak dibayarkan secepatnya. langkah yang dilakukan adalah menghitung untung rugi. tujuan utama perusahaan adalah profit sehingga jika sudah rugi maka hal sia-sia untuk tetap bekerja sama.

Setelah di kalkulasi sedemikian detail. premi dari perusahaan tersebut masih mendatangkan keuntungan sehingga kerjasama tetap diteruskan. mungkin sudah beberapa kali seorang Hrd yang bernama ibu atina selalu saja mendesak saya untuk mempercepat pembayaran klaim namun saya pun bukan desicion maker dalam hal klaim karena klaim diatas 5 juta harus dikirim ke KP dan di pusat masih akan diproses sedemikian kemudian kecelakaan tersebut pun akan divalidasi oleh dokter konsultan yang ada di KP.

Pekerjaan lain yang kukerjakan hari ini adalah SPK dari klaim mobil dari bengkel harmonic. sebenarnya tidak ada yang terlalu sulit jika berhubungan dengan klaim mobil hanya saja bahwa sebagai staff klaim yang tugasnya semampu mungkin meminimalisir klaim haruslah menjadi perhatian. itulah mengapa beberapa klaim mobil yang mencurigakan tidak lantas saya terbitkan SPK jika belum di survey dari kantor.

Hari ini saya dan kelima temanku ditraktir makan siang di nasi goreng yang super pedas. bayangkan coba nasi goreng itu ada level-levelnya. saya memesan level 2 sedang salah seorang teman saya yang berasal dari padang memesan level 3. maksimal level di nasi goreng tersebut sampai 5. 

Saya saja yang hanya memesan level 2 sudah merasa nasi goreng tersebut hanya dicampur dengan cabe saking pedasnya namun teman saya yang berasal dari padang santai-santai saja menyantap nasi goreng level 3. setelah itu, kami memesan es durian yang super duper lezat. mungkin ini adalah es durian yang enak yang pernah saya santap.

Sesampai di kantor, saya sudah ditunggu pak tugi dan bu neli membicarakan masalah kehilangan STNK nasabah mb neli. sebenarnya saya terlalu malas membahas masalah tersebut namun berhubung karena masih dalam lingkup tanggung jawabku maka kuladeni saja pembicaraan mereka. Lagian toh masalah itu sudah selesai karena bengkel harmonic bersedia untuk menanggung semua pembayaran untuk penerbitan STNK baru.

Ada pelajaran yang saya dapat dari masalah dengan pak tugi dan mb nely bahwa semua hal harus disikapi dengan tenang. namun pelajaran yang paling berharga di permasalahan tersebut adalah terbuktinya teori yang mengatakan bahwa ketika kita mempunyai kepentingan dengan seseorang bahkan urusannya dengan perut maka sekuat hati kita akan membela tanpa mengindahkan hitam putih.

Hari ini berjalan tanpa dinamika yang terlalu berkelok. masih berjalan sesuai dengan koridor yang berlaku.



No comments: