Malam ini saya shalat tarawih di mesjid Al-Ishlah Pendurenan. Mesjid ini melaksanakan shalat tarawih setelah shalat isya kemudian ceramah agama, setelah itu baru ditutup dengan witir.
Sang penceramah memulai dengan surat annisa ayat 9. Kemudian melanjutkan ceramahnya bahwa momen Ramadhan untuk menempa diri.
Dia menceritakan dirinya bahwa aktivitasnya sehari-hari adalah dosen UIN Jakarta. Mengajar pengenalan pemahaman Al-Qur'an. Setiap kali dia masuk kelas, dia bertanya secara retorik kepada Mahasiswanya "Siapa yang shalatnya penuh dalam seminggu?" Ironisnya diantara sekitar 20 mahasiswa tidak ada yang shalatnya penuh. Bahkan banyak diantara mereka yang belum bisa mengaji.
Mesjid Al-Ishlah Pendurenan
15 Ramadhan 1436 H
Sang penceramah memulai dengan surat annisa ayat 9. Kemudian melanjutkan ceramahnya bahwa momen Ramadhan untuk menempa diri.
Dia menceritakan dirinya bahwa aktivitasnya sehari-hari adalah dosen UIN Jakarta. Mengajar pengenalan pemahaman Al-Qur'an. Setiap kali dia masuk kelas, dia bertanya secara retorik kepada Mahasiswanya "Siapa yang shalatnya penuh dalam seminggu?" Ironisnya diantara sekitar 20 mahasiswa tidak ada yang shalatnya penuh. Bahkan banyak diantara mereka yang belum bisa mengaji.
Mesjid Al-Ishlah Pendurenan
15 Ramadhan 1436 H
No comments:
Post a Comment