Entah apa yang membuat kepalaku begitu kosong tentang ide-ide yang ingin aku tulis. semua menguap tanpa sebab bahkan ketika hasrat menulisku sedang berada di puncak namun kembali terbentur pada apa yang hendaknya aku tulis. aku juga tidak ingin cuma mengejar kesenangan melihat blog ini penuh dengan tulisan namun miskin hikmah, aku ingin keduanya berjalanan beriringan namun sampai detik ini, tidak ada satu ide yang melintas di dalam pikiranku.
Ingin aku menulis resensi novel Dunia Sofie namun aku baru membaca novel tersebut 1/3 halaman maka aku urungkan. ingin pula menulis tentang momen menjelang berakhirnya liburan di kampung namun lagi-lagi ide utama yang ingin kutulis tidak lantas muncul di rongga otakku. ingin pula menulis antitesa dari kritikanku terhadap acara reunian yang menurutku menjadi ajang pamer namun aku merasa endapan ide yang ada di kepalaku belum terlalu matang sehingga butuh kontemplasi yang lebih lama lagi untuk memantapkan diri menulis hal tersebut.
Banyak keinginan-keinginan yang ada namun tidak didukung oleh hikmah dari ide tersebut maka kubiarkan saja dia membusuk. sebenarnya selalu saja terjadi paradoks ketika aku mulai menulis. saat ide membuncah seringkali minat yang menyurut namun disisi lain saat hasrat menulis begitu besarnya, ide lenyap entah kemana.
Aku berpikir keras untuk menulis apa lagi namun tak kunjung jua ada yang ingin ditulis. memupuk harapan dengan menanam kenangan dalam setiap tulisan terkadang harus terkendala bagaimana memulainya karena sejatinya bahwa kenangan itu akan abadi dalam tulisan yang bercerita dan gambar sebagai pendukungnya.
Terlepas dari itu semua, aku tetap akan menulis entah itu hanya berupa tulisan yang tak berarti. aku biarkan saja memenuhi ruang ini.
30.07.15
Aku berpikir keras untuk menulis apa lagi namun tak kunjung jua ada yang ingin ditulis. memupuk harapan dengan menanam kenangan dalam setiap tulisan terkadang harus terkendala bagaimana memulainya karena sejatinya bahwa kenangan itu akan abadi dalam tulisan yang bercerita dan gambar sebagai pendukungnya.
Terlepas dari itu semua, aku tetap akan menulis entah itu hanya berupa tulisan yang tak berarti. aku biarkan saja memenuhi ruang ini.
30.07.15
No comments:
Post a Comment