Sebelumnya aku sama sekali tidak tahu siapa itu Zayn Malik. Mungkin secara kebetulan pun aku mulai googling namanya karena tepat hari rabu 25 maret 2015, konser One Direction yang berlangsung di GBK dengan sangat heboh diberitakan media-media tanah air. Mulai dari ribuan ABG tanggung yang memadati stadion GBK dan juga tentang beberapa fans yang jatuh pingsan ditengah konser yang diguyur hujan deras. Selain kemeriahan konser One Direction tersebut, media juga marak memberitakan tentang keluarnya salah satu personil One Direction yaitu Zayd Malik. Hal yang biasa dalam industri musik ketika salah satu dari personil keluar dari Band bahkan itu sering kali terjadi namun alasan di balik keluarnya si Zayn yang membuatku tertarik untuk mengetahui seperti apa sosok yang memiliki banyak tatto di tubuhnya.
"My life with One Direction has been more than I could ever have imagined. but, after five years, I feel like it is now the right time for me to leave the band. I'd like to apologize to the fans if I've let anyone down, but I have to do what feels right in my heart. I'm Leaving because I want to be a normal 22 years-old who is able to relax and have some private time out of the spotlight. I know I have four friends for life in Louis, Liam, Harry and Niall. I know they will continue to be the best band in the World" begitulah alasan dari Zayn yang ditulis langsung di beranda fanspage One Direction.
Aku tidak ingin mengatakan bahwa alasan itu benar-benar menjadi alasan utama dari Zayn untuk keluar dari One Direction ataupun juga tidak ingin mengatakan bahwa alasan itu hanyalah kamuflase dari alasan yang sebenarnya dia keluar dari Band. Namun menurut hipotesaku bahwa kemungkinan besar alasan yang diungkapkan oleh Zayn di beranda FP band One Direction. alasanku membenarkan pernyataan Zayn adalah popularitas band nya yang sedang berada di atas angin tidak mungkin membuatnya hengkang jika bukan alasan yang amat prinsipil. Alasan tersebut di atas menurutku cukup prinsipil untuk menguatkan seorang anak band berani hengkang dari bandnya yang sedang berada di puncak ketenaran.
Kasus yang sama pun pernah dialami oleh Reza dan Sakti. Mereka adalah anggota band paling top di Indonesia pada jamannya namun keduanya memilih untuk mundur dari band ketika berada di puncak. Resa yang notabene adalah drummer Noah dan Sakti yang merupakan Gitaris SO7, memilih mundur dari band dengan alasan mereka ingin memperdalam ilmu agama. benar-benar alasan prinsipil untuk mundur dari sebuah band yang sedang mengecep popularitas.
Berbeda dengan Reza dan Sakti yang memilih mundur dari band setelah umurnya akan menginjak 40 tahun, Zayn Malik lebih berani karena dia masih berada di usia 22 tahun yang berarti bahwa masa dimana seorang remaja haus akan ketenaran. dia bahkan mengatakan bahwa ingin menjalani hidup yang normal tanpa sorotan dari media.
Hal lain yang membuatku kagum karena ternyata Zayn adalah Muslim keturunan Inggris-Pakistan. Meski dia mempunyai banyak tatto di tubuhnya namun itu urusan pribadi. Dia seorang muslim yang ternyata berani mengakui keislamannya di puncak popularitas tanpa peduli akan banyak yang mencibir. Zayn pernah ngetwit kalimat syadahat.
Begitulah setiap orang punya prinsip masing-masing. aku masih percaya bahwa prinsip masih diatas segalanya bahkan popularitas ataupun kemewahan dunia lainnya. orang yang masih memegang kuat prinsip akan dituntun sendiri ke jalan yang benar.
Aku tidak ingin mengatakan bahwa alasan itu benar-benar menjadi alasan utama dari Zayn untuk keluar dari One Direction ataupun juga tidak ingin mengatakan bahwa alasan itu hanyalah kamuflase dari alasan yang sebenarnya dia keluar dari Band. Namun menurut hipotesaku bahwa kemungkinan besar alasan yang diungkapkan oleh Zayn di beranda FP band One Direction. alasanku membenarkan pernyataan Zayn adalah popularitas band nya yang sedang berada di atas angin tidak mungkin membuatnya hengkang jika bukan alasan yang amat prinsipil. Alasan tersebut di atas menurutku cukup prinsipil untuk menguatkan seorang anak band berani hengkang dari bandnya yang sedang berada di puncak ketenaran.
Kasus yang sama pun pernah dialami oleh Reza dan Sakti. Mereka adalah anggota band paling top di Indonesia pada jamannya namun keduanya memilih untuk mundur dari band ketika berada di puncak. Resa yang notabene adalah drummer Noah dan Sakti yang merupakan Gitaris SO7, memilih mundur dari band dengan alasan mereka ingin memperdalam ilmu agama. benar-benar alasan prinsipil untuk mundur dari sebuah band yang sedang mengecep popularitas.
Berbeda dengan Reza dan Sakti yang memilih mundur dari band setelah umurnya akan menginjak 40 tahun, Zayn Malik lebih berani karena dia masih berada di usia 22 tahun yang berarti bahwa masa dimana seorang remaja haus akan ketenaran. dia bahkan mengatakan bahwa ingin menjalani hidup yang normal tanpa sorotan dari media.
Hal lain yang membuatku kagum karena ternyata Zayn adalah Muslim keturunan Inggris-Pakistan. Meski dia mempunyai banyak tatto di tubuhnya namun itu urusan pribadi. Dia seorang muslim yang ternyata berani mengakui keislamannya di puncak popularitas tanpa peduli akan banyak yang mencibir. Zayn pernah ngetwit kalimat syadahat.
Begitulah setiap orang punya prinsip masing-masing. aku masih percaya bahwa prinsip masih diatas segalanya bahkan popularitas ataupun kemewahan dunia lainnya. orang yang masih memegang kuat prinsip akan dituntun sendiri ke jalan yang benar.
270315
No comments:
Post a Comment