Aku berbisik padamu malam itu
Tentang anakanak yang harus berjuang melawan getir
Engkau mengusap muka
Membayangkan betapa mereka tidak seharusnya di tempat itu
Di lampu merah mengamen,
Di warung menjajakan tissue
Bahkan di kopaja menjadi kernet
Kita bersepakat
Bukan keinginan mereka untuk itu
Mana ada bocah seumuran mereka yang mengerti tentang kerja keras
Kita kemudian sepaham
Mereka dipaksa keadaan menjalani semua
Ah, rasa sesak menghampiri
Tak kuasa menahan tragedi hidup yang sedang mereka hadapi.
Aku memelukmu
Membenamkan wajahmu di dalam dekapanku
Kemudian sisa airmatamu membasahi baju kemeja.
Puligadung,230315
Tentang anakanak yang harus berjuang melawan getir
Engkau mengusap muka
Membayangkan betapa mereka tidak seharusnya di tempat itu
Di lampu merah mengamen,
Di warung menjajakan tissue
Bahkan di kopaja menjadi kernet
Kita bersepakat
Bukan keinginan mereka untuk itu
Mana ada bocah seumuran mereka yang mengerti tentang kerja keras
Kita kemudian sepaham
Mereka dipaksa keadaan menjalani semua
Ah, rasa sesak menghampiri
Tak kuasa menahan tragedi hidup yang sedang mereka hadapi.
Aku memelukmu
Membenamkan wajahmu di dalam dekapanku
Kemudian sisa airmatamu membasahi baju kemeja.
Puligadung,230315
No comments:
Post a Comment