March 12, 2015

Dia yang Kuanggap Guru

Pernahkah kalian respek kepada manusia yang pernah dijumpai dari berbagai sisi

Untuk pertanyaan ini, aku jawab iya. Mungkin banyak orang yang kujumpai yang membuatku kagum dari satu sudut pandang namun tidak dengan guruku. Beliau mengajarkanku banyak hal tentang kehidupan. bagaimana menaruh kehidupan dunia di tangan bukan di hati.

terlalu banyak hikmah yang mungkin kuramu dari interaksi kami. satu hal yang kupercayai dari setiap tindakannya adalah tidak pernah sekalipun aku menjumpai tindakannya karena ego, semua berdasar pada pertimbangan yang matang. salah satu orang yang tenang menghadapi musibah yang pernah kujumpai.

sekali waktu beliau merintis sekolah dan gagal namun dari raut wajahnya, tidak ada rasa kekecewaan darinya. sekali waktu merintis tempat kursus yang sudah mulai berjalan kemudian berhenti tanpa kutahu sebabnya dan lagi-lagi tak nampak di wajahnya sebuah kekecewaan.

Aku tak mampu meramu tulisan untuk menggambarkan beliau karena kuyakin bahwa semua hal yang kuceritakan tidak akan mampu merepresentasikan pribadi beliau. terlalu dalam untuk sekedar menulis apa yang ada di dalam samudera hikmah yang beliau tunjukkan kepada dunia, entahlah namun jernihnya pikiran beliau membuat beberapa kali aku bermimpi untuk menjadi pribadi seperti beliau.

No comments: