March 23, 2015

Cikini Dalam Basah

Di sudut Cikini yang hening.
kita menghempaskan diri di warung makan
hujan membunuh hasrat kita untuk tetap melaju
hujan pula memperparah perut yang minta diisi

kubiarkan semua titik air membasahi ujung rambutmu
aku menatapmu dengan semua perasaan yang kumiliki
engkau sesekali merajuk dalam hujan
entah mengapa
engkau seberani ini bersamaku

menantang malam bahkan hujan
yang sekalipun tak kau lakukan saat sendiri

rawamangun. 230315

No comments: