July 16, 2020

Relasi

Ada sebuah pola relasi yang saya pelajari selama ini. sebuah relasi sosial yang menurut saya seharusnya bisa saya terapkan dalam kehidupan untuk menjalani hidup lebih ringan dan tidak terbebani oleh pikiran-pikiran yang memberatkan. sebuah relasi pertemanan yang tidak sehat harus ditinggalkan dan dibiarkan menguap untuk membuat hati tetap terjaga. 

Jadi begini, di masa kuliah beberapa tahun yang lalu, saya mempunyai beberapa teman yang menurut saya sekedar teman namun diantara beberapa teman saya tersebut, adalah salah seorang teman yang menurut saya tidak terlalu suka berteman dengan saya. bukan tanpa alasan, karena di beberapa momen, dia tidak pernah menanggapi saya bahkan sekeras apapun saya mencoba untuk berinteraksi dengannya, dia tidak bergeming bahkan 2 tahun setelah kami tamat dan bertemu lagi di sebuah tempat, perlakuannya terhadap saya masih tetap saya. setiap kali saya mencoba untuk membuka percakapan, sama sekali tidak ada reaksi. akhirnya sejak saat itu, saya memutuskan untuk memilih tidak mencoba mengakrabinya dan sampai sekarang, hampir 8 tahun kami tidak bertemu, saya merasa tidak pernah bisa membuatnya merasa nyaman berbicara dengan saya. hingga akhirnya saya sudah melupakan relasi pertemanan seperti itu. 

Entah sejak kapan, setiap kali saya bertemu dan berinteraksi dengan seseorang yang memiliki pola yang sama, saya sudah mulai terbiasa untuk tidak memikirkan terlalu jauh dan bahkan menganggap hal tersebut lumrah. jika ada orang yang nampaknya tidak nyaman beriteraksi dengan saya maka saya tidak pernah lagi berusaha untuk mengakrabinya bahkan sebaliknya, saya memilih untuk tidak memikirkannya. saya selalu berpikir bahwa ada suatu masa ketika kita akan lepas dari interaksi semacam itu. 

Dulu, saya mungkin seorang yang sangat perasa dan jika ada orang yang nampaknya tidak menyukai kehadiran saya, hal yang pertama muncul dalam pikiran saya bahwa apa yang salah dalam diri saya padahal menurut saya bahwa dalam pola interaksi sosial, adalah hal yang lazim ketika seseorang tidak suka berinteraksi dengan salah satu orang karena berbagai alasan dan hal tersebut seharusnya tidak menjadi sebuah masalah besar karena masih banyak orang lain yang mau berinteraksi secara karib dengan kita. 

Begitulah kira-kira apa yang saya pelajari dari pola interaksi selama ini dan nampaknya saya tidak harus menjadi orang yang disukai oleh semua orang yang berinteraksi dengan saya karena pasti ada orang mengenal saya tidak suka terhadap saya dengan berbagai alasan yang tidak perlu saya ketahui

No comments: