Mungkin ini ada kaitannya dengan renungan sebelumnya tentang wasting time namun lebih spesifik. sesuatu yang menurut saya terkadang sudah keterlaluan yang selalu diniatkan untuk dibatasi namun tetap saja kembali seperti pola sebelumnya. setelah melalukan, sadar kemudian berjanji akan membatasi namun momen berikutnya berulang lagi, main dalam waktu yang lama, sadar kemudian berjanji lagi dalam hati. entah seberapa sering saya mengingkari ikrar saya terhadap diri saya sendiri.
Kebiasaan itu adalah memegang hp. entah berapa jam dalam sehari saya menghabiskan waktu memelototi layar HP. saya baru berhenti ketika mata saya sudah lelah dan lebih parahnya lagi, saya tidak tahu tujuannya, kenapa saya menghabiskan berjam-jam hanya untuk benda kecil tersebut dan anehnya, setiap kali ada dorongan untuk itu, saya tidak kuasa melawannya. saya menghabiskan waktu menonton youtube dan sesekali berselancar di media sosial. sebuah kebiasaan toxic yang anehnya saya selalu tidak kuasa melawannya.
Beberapa kali saya mencoba tips untuk menghentikan kebiasaan tersebut seperti mematikan paket data atau pernah juga ketika paket data saya sudah habis, saya sengaja tidak mengisinya dalam jangka beberapa waktu, namun apa? it doesn't works at all.
Sampai akhirnya saya menyadari bahwa tujuan saya sudah melenceng dengan waktu yang terbuang percuma. jika untuk sebuah pembelajaran, kadang saya tidak menyesal namun realitanya bahwa saya hanya menghabiskan tontonan-tontonan yang tidak berfaedah sama sekali, youtube prank, lucu-lucuan dan komedi-komedi yang sering saya tonton berkali-kali.
Pada akhirnya, semua ini tidak boleh berlanjut terus menerus sampai usia saya dimakan waktu. saya harus sekuat tenaga untuk kemudian memantapkan hati bagaimana fokus pada tujuan hidup. jika kecanduan terhadap benda kecil saja saya sudah kalah, bagaimana saya bisa menang dalam pertarungan lebih besar.
Saya mengkhawatirkan diri saya yang sudah dalam tahap meratapi masa lalu tanpa menyadari bahwa saya masih hidup sampai sekarang. saya menyesali banyak hal yang menurut saya terbuang percuma sedangkan pada dasarnya saya masih bisa perbaiki dari sekarang. saya membenci diri saya yang sangat kurang berjuang dalam mencari ilmu namun sebenarnya saya bisa memulai dari sekarang meski dengan kondisi berbeda, dan ratapan-ratapan lainnya yang tidak perlu yang hanya semakin memojokkan saya dalam penyesalan yang sia-sia
3 Juli 2020
No comments:
Post a Comment