Apa yg menyebabkan ibadah kita hampa dan tdk berdampak pada diri kita?
28.08.15
Kalimat tersebut yang menjadi pembuka khutbah jumat tadi siang. khatib mengulas jawaban dari pertanyaan tersebut yang memang terkadang menyeruak di benak kita karena pada dasarnya, ibadah dalam hal ini adalah shalat seharusnya mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar
Firman Allah SWT
اتْلُ مَآ أُو حِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلاَةَ إِنَّ الصَّلاَةَ تَنْهَى
عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ مَاتَصْنَعُونَ {العنكبوت45}
artinya
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (al-Qur'an)
dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan fahsya’ dan mungkar.Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar(keutamaannya dari ibadatibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 29:45)
Khatib menjelaskan bahwa ternyata kita tdk peduli terhadap peringatan kematian adalah penyebab ibadah kita tidak berefek apa-apa kepada kehidupan kita sehari-hari. shalat dan ibadah lainnya hanya menjadi rutinitas harian yang kemudian berlalu begitu saja.
Sejatinya bahwa, saya pun masih sering bertanya-tanya selama ini, seperti apa shalat itu mampu mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar.
28.08.15
No comments:
Post a Comment