semua akan tiba pada akhirnya
di sebuah persimpangan jalan yang menjadi pertemuan kita
aku menunggu dengan sebuah melodi kenangan
Aku memeluk setiap kenangan yang kau hadirkan untukku
adakah engkau masih seperti gadis yang menyuruhku untuk sarapan
aku mencintai setiap hari bersamamu
adakah engkau mendinginkan makanan yang masih tersaji panas di hadapanku
(senja mulai menguning di sudut kota tua. kau menggenggam tanganku dengan sebuah bisikan mesra. melihat setiap cahaya yang menyelimuti kemesraan di antara kita. "aku mencitaimu". begitu kata-kata yang sering kau bisikkan di telingaku)
apakah kau masih membersihkan setiap sudut kamar mandi
ataukah kau masih setia menjemputku di setiap jalan yang kusinggahi
apakah kau masih sudi mendekapku ketika aku sedih
kau peluk aku era, berjanji takkan melukai perasaanku
(malam mulai turun. memberi tanda akan kebersamaan kita sepanjang hari ini. kecupan indah selalu mengakhiri pertemuan kita. aku dan kau kemudian memeluk malam dan bersenandung dengan melodi sunyi yang tak bertepi)
apakah engkau masih akan berjanji, kebersamaan kita tidak sebatas kata-kata.
janji adalah ikrar yang takkan pernah terelakkan tentang hidup yang indah
aku membenci rindu yang selalu datang untukmu
akupun terdiam dan berbicara dengan hati padamu
tentang cint yang terpendam begitu lama
kantorbumidarawamangun. 1102015
di sebuah persimpangan jalan yang menjadi pertemuan kita
aku menunggu dengan sebuah melodi kenangan
Aku memeluk setiap kenangan yang kau hadirkan untukku
adakah engkau masih seperti gadis yang menyuruhku untuk sarapan
aku mencintai setiap hari bersamamu
adakah engkau mendinginkan makanan yang masih tersaji panas di hadapanku
(senja mulai menguning di sudut kota tua. kau menggenggam tanganku dengan sebuah bisikan mesra. melihat setiap cahaya yang menyelimuti kemesraan di antara kita. "aku mencitaimu". begitu kata-kata yang sering kau bisikkan di telingaku)
apakah kau masih membersihkan setiap sudut kamar mandi
ataukah kau masih setia menjemputku di setiap jalan yang kusinggahi
apakah kau masih sudi mendekapku ketika aku sedih
kau peluk aku era, berjanji takkan melukai perasaanku
(malam mulai turun. memberi tanda akan kebersamaan kita sepanjang hari ini. kecupan indah selalu mengakhiri pertemuan kita. aku dan kau kemudian memeluk malam dan bersenandung dengan melodi sunyi yang tak bertepi)
apakah engkau masih akan berjanji, kebersamaan kita tidak sebatas kata-kata.
janji adalah ikrar yang takkan pernah terelakkan tentang hidup yang indah
aku membenci rindu yang selalu datang untukmu
akupun terdiam dan berbicara dengan hati padamu
tentang cint yang terpendam begitu lama
kantorbumidarawamangun. 1102015
No comments:
Post a Comment