Kalaupun saja saya dianggap sebagai manusia mainstream yang mengikuti alur hidup tanpa berusaha menjalani bisikan dari hati, maka itu saya akui benar. kehidupanku tidak terlalu jauh berbeda dibanding dengan para kawanan manusia yang hidup, tumbuh, sekolah, kuliah kerja, punya anak lalu mati. di rantai tersebut, saya sudah berada di level bekerja dan kalau Tuhan memberi keberkahannya, tahun ini saya sudah berencana melangsungkan pernikahan. itulah mengapa saya tidak menyangkal sama sekali ketika harus disebut sebagai manusia yang menjalani hidup secara monoton.
saya harus mencari riak supaya alur cerita kehidupan yang sedang kujalani tidak terlalu membosankan. mungkin menuliskan perjalanan setiap hari adalah salah satu caranya karena di perjalanan waktu, adakalanya kita merayakan hidup hanya dengan mengingat masa lalu dan itu akan terekam baik jika dituliskan.
sebenarnya sejak semalam, saya ingin menuliskan aktivitas sehari kemarin namun entahlah, mataku masih betah saja menatap layar hp stalking fesbuk kawan-kawan yang sudah lama tidak pernah bersua. alhasil, baru pagi ini sambil menggunakan PC kantor, saya baru memulai cerita hari kemarin yang penuh semarak di kantor.
pagi-pagi sekali, seperti biasa sebelum memulai rutinitas di kantor, teman-teman karyawan bercengkerama di samping musala kantor. apatahlagi hari kemarin adalah ulang tahun staf senior, salah satu staff kantor yang dikenal usil sehingga ulang tahunnya seakan menjadi pembalasan setiap karyawan untuk mengerjai. saya pun sudah berpikir keras untuk melakukan sesuatu. oh yah sebelumnya di hari jumat, dia masih sempat mengerjai motorku. sore hari saat dia pulang, busi motorku dicabut alhasil saat saya hendak pulang, hampir 30 menit lamanya saya menstater motor namun tak kunjung menyala. saya baru tahu kalau si usil yang mengerjaiku kemarin pagi sambil tertawa terkekeh.
kembali ke ulang tahunnya. dia sedari pagi sudah dengan wajah was-was datang di kantor. sepanjang pagi sampai siang, semua orang meneror bahkan dia sudah tidak bisa duduk diam dengan tenang. perasaannya selalu dihantui jebakan batman di sekitarnya. alhasil jebakan pertama dimulai ketika kacab memesan paket Gokana seharga total Rp. 800.000 tanpa sepengetahuannya dan menggunakan identitasnya. mungkin jebakan itu belum seberapa dibanding dengan beberapa perasaan cemas yang dilaluinya hari kemarin.
saat jadwal makan siang, kami satu kantor asyik makan siang. setelah itu sekitar jam 3, kue tart sudah disiapkan di lantai 1. semua divisi ikut berkumpul di lantai 1 dan menanti jebakan apa lagi yang akan dijeratkan ke tubuhnya yang bongsor. setelah sudah siap tiup lilin, kacab tak kunjung datang sehingga tiup lilinnya ditunda baru sekitar sore ketika benar-benar kacab nampaknya tidak balik ke kantor, tiup lilin dilanjutkan. setelah tiup lilin, Mbsar yang sudah gatal tangannya menyiram air mineral ke mukanya disusul staf RC yang nampaknya sudah geram ingin balas dendam ketika sebelumnya beberapa dikerjai olehnya. saya yang melihat kesempatan terbuka langsung mengambil kue tart dan menyapu ke semua mukanya alhasil semua yang hadir ikut melumuri eli dengan kue tart.
penderitaannya tidak sampai di situ. ketika hendak ke belakang mencuci mukanya yang sudah blepotan dengan olesan kue, desu yang sedari tadi menyiapkan 1 ember di dapur tanpa ampun menyiram ke sekujur tubuhnya dan sudah ditebak apa yang terjadi, dia basah kuyup. sambil menggigil, dia dengan tertatih-tatih membersihkan sekujur tubuhnya.
saya yang masih memegang sisa kue langsung naik ke lantai 2 dan mengambil sepatunya. tanpa ampun, sepatu tersebut saya olesi dengan kue dan kutaruh di dalam ruangan kacab. namun ternyata perlawanannya tidak berhenti di situ saja, dia mengejar siapa saja dan mengunci kami di dapur. setelah itu, dengan entengnya dia naik ke lantai 2 dan meninggalkan kami dalam keadaan terkunci. untuk pakmar ada dan membuka dapur kemudian kami kabur. penderitaannya berakhir hari itu juga.
memang sih, kawan yang satu ini terkenal dengan jailnya di kantor. ada saja ide untuk menjahili karyawan lain dan selalu idenya tidak terduga. pernah suatu waktu saat pertandingan kantor se-jabodetabek, kami yang sudah hendak pulang duduk di parkiran. ada beberapa teman saat itu dan yang kuingat, pakTu menyimpan jaketnya di motor alhasil, ulah jahilnya langsung bereaksi, dengan entengnya, jaket tersebut diisi sampah di sekitar parkiran. seingatku, ada botol mineral, sampah plastik. begitulah caranya menjahili teman-temannya.
pernah juga suatu waktu saat saya hendak pulang ke madiun. saat itu saya sudah ada di kereta dan berada di sekitar daerah cirebon. tiba-tiba saja hp saya berdering dan melihat itu panggilan dari kantor. setelah kuangkat ternyata suaranya. sejurus kemudian, dia mengatakan bahwa ada satu produksi yang tidak masuk di bulan ini karena saya salah input bahkan sampai kacab marah karena prduksi cabang menjadi kurang. saya yang pada saat itu masih karyawan baru langsung panik dan minta tolong untuk diberesin. dia bahkan mengatakan bahwa tidak tahu menahu. setelah itu, dia sama sekali tidak mengkonfirmasi bahwa dia hanya bercanda bahkan 3 hari di madiun, saya selalu kepikiran tentang hal itu bahkan saya baru tahu dia bercanda ketika saya masuk kantor hari senin minggu depannya.
masih banyak juga tingkah jail yang dilakukannya. bahkan saya tidak bisa mengingatnya satu persatu. setahu saya bahwa korbannya tidak mengenal siapapun. saat otaknya berpikir akan menjahili seseorang maka dia langsung akan melakukannya tanpa harus mempertimbangan banyak hal
selamat ulang tahun
24 FEBRUARI 2015
No comments:
Post a Comment