"saya masih selalu percaya bahwa kekuatan ekonomi politik adalah hal yang dominan dalam setiap peristiwa-peristiwa di dunia. kekerasan atas nama agama ataupun ras seringkali hanyalah tameng untuk memuluskan kepentingan ekonomi politik."
harus menonton sampai tuntas film ini jika ingin mengetahui cerita film secara komprehensif. ya, dalang dibalik cerita ini akan diketahui di akhir cerita dengan narasi yang sangat baik.
Film ini diawali dengan petualang seorang agen intelejen India (RAW), Vinod yang menemukan koleganya, Rajan dibunuh. kata terakhir yang diucapkan Rajan sebelum meninggal adalah 424. Rajan menyamar sebagai seorang anggota kelompok Abu Sayyid Nazer, seorang pengusaha dengan bisnis gelap seperti Narkoba dan pelacuran dan juga pencucian uang. Rajan ditembak setelah diketahui penyamarannya.
Vinod bertekad untuk mencari tahu apa arti dibalik 242. Vinod mencari tahu abu Nazer di ST. Petesburg dimana usahanya dijalankan. dia berhasil menemukan Abu Nazer di sebuah bar kemudian mendapat petunjuk bahwa seorang kurir bernama Freddie Khambatta akan mengirimkan uang ke Maroko kepada Kazan atas perintah Kolonel.
Vinod kemudian berpura-pura menjadi Fredie Khambatta. ketika berada di rumah Kazan dia bertemu dengan Iram Parveen (Kareena Kapoor) yang juga ternyata seorang agen yang bekerja untuk Inggris. Iraam menyamar sebagai Dr.Ruby saat bekerja untukKazan.
Cerita berikutnya, Vinod dan Ruby Mendes bekerja sama untuk mengindentifikasi 242 yang ternyata adalah kode detonator bom nuklir yang sekarang berada di tangan kolonel. namun bom tersebut sudah dikirim ke New Delhi melalui somalia oleh suruhan Kolonel.
ketika bom sudah diaktifkan, Vinod mengejar anggota Kolonel yang membawa bom tersebut sedangkan Kolonel menyamar sebagai Pilot yang akan membawa pergi Mr. Metla,seorang pengusaha dan mantan perdana menteri.
sebelum penerbangannya, Ruby Mendes berhasil mengenali kolonel yang memakai seragam pilot namun naas, dia ditembak di sebuah kamar oleh Kolonel. sesaat sebelum take off, ternyata Ruby belum meninggal dan berteriak ke arah landasan helikopter yang akan membawa Mr.Metla dan Kolonel bahwa sang pilot adalah Kolonel. akhirnya kolonel mati saat diserbu oleh petugas keamanan.
Bom yang sudah ditangan Vinod tidak bisa dinonaktifkan karena tidak ada yang tahu passwordnya. akhirnya Vinod berinisiasi membawa bom tersebut menjauh dari kota New Delhi dengan helikopter. berseling 1 menit sebelum meledak, Vinod berbicara dengan Ruby yang sudah sekarat. Ruby memberitahu bahwa bom tersebut diaktifkan Kazan saat berada di Maroko.dia menggunakan nama onta kesayangannya sebagai password."Zilleh."
Vinod berhasil menonaktifkan bom namun tidak dengan ruby, dia meregang nyawa setelah mengalami pendarahan hebat.
Selain karena memang menggemari film Bollywood, film ini juga menarik bagi saya oleh sebab pemerannya sepasang suami isteri yang juga adalah bintang top Bollywood. Sajid Ali Khan dan Kareena Kapoor. pasangan selebriti Bollywood yang keren.
harus menonton sampai tuntas film ini jika ingin mengetahui cerita film secara komprehensif. ya, dalang dibalik cerita ini akan diketahui di akhir cerita dengan narasi yang sangat baik.
Film ini diawali dengan petualang seorang agen intelejen India (RAW), Vinod yang menemukan koleganya, Rajan dibunuh. kata terakhir yang diucapkan Rajan sebelum meninggal adalah 424. Rajan menyamar sebagai seorang anggota kelompok Abu Sayyid Nazer, seorang pengusaha dengan bisnis gelap seperti Narkoba dan pelacuran dan juga pencucian uang. Rajan ditembak setelah diketahui penyamarannya.
Vinod bertekad untuk mencari tahu apa arti dibalik 242. Vinod mencari tahu abu Nazer di ST. Petesburg dimana usahanya dijalankan. dia berhasil menemukan Abu Nazer di sebuah bar kemudian mendapat petunjuk bahwa seorang kurir bernama Freddie Khambatta akan mengirimkan uang ke Maroko kepada Kazan atas perintah Kolonel.
Vinod kemudian berpura-pura menjadi Fredie Khambatta. ketika berada di rumah Kazan dia bertemu dengan Iram Parveen (Kareena Kapoor) yang juga ternyata seorang agen yang bekerja untuk Inggris. Iraam menyamar sebagai Dr.Ruby saat bekerja untukKazan.
Cerita berikutnya, Vinod dan Ruby Mendes bekerja sama untuk mengindentifikasi 242 yang ternyata adalah kode detonator bom nuklir yang sekarang berada di tangan kolonel. namun bom tersebut sudah dikirim ke New Delhi melalui somalia oleh suruhan Kolonel.
ketika bom sudah diaktifkan, Vinod mengejar anggota Kolonel yang membawa bom tersebut sedangkan Kolonel menyamar sebagai Pilot yang akan membawa pergi Mr. Metla,seorang pengusaha dan mantan perdana menteri.
sebelum penerbangannya, Ruby Mendes berhasil mengenali kolonel yang memakai seragam pilot namun naas, dia ditembak di sebuah kamar oleh Kolonel. sesaat sebelum take off, ternyata Ruby belum meninggal dan berteriak ke arah landasan helikopter yang akan membawa Mr.Metla dan Kolonel bahwa sang pilot adalah Kolonel. akhirnya kolonel mati saat diserbu oleh petugas keamanan.
Bom yang sudah ditangan Vinod tidak bisa dinonaktifkan karena tidak ada yang tahu passwordnya. akhirnya Vinod berinisiasi membawa bom tersebut menjauh dari kota New Delhi dengan helikopter. berseling 1 menit sebelum meledak, Vinod berbicara dengan Ruby yang sudah sekarat. Ruby memberitahu bahwa bom tersebut diaktifkan Kazan saat berada di Maroko.dia menggunakan nama onta kesayangannya sebagai password."Zilleh."
Vinod berhasil menonaktifkan bom namun tidak dengan ruby, dia meregang nyawa setelah mengalami pendarahan hebat.
setelah diotopsi, ditemukan flashdisk di tubuh Kolonel yang kemudian diteliti oleh Vinod. dari sini terbongkar semua bahwa otak dari rencana pemboman tersebut adalah Mr. Metla yang tergabung dalam kelompok Zeus. gabungan para pengusaha, bankir, mantan pejabat. hal tersebut dilakukan demi melanggengkan usaha mereka. agen vinod adalah bagian dari rekayasa tersebut yang dijadikan salah satu bagian dari permainan kelompok Zeus.
penggambaran di film tersebut kemungkinan besar terjadi dengan sebenar-benarnya di bumi ini bahwa banyak sekali peristiwa yang sebenarnya adalah grand design dari kelompok pemegang kendali ekonomi yang menjadikan masyarakat sebagai bagian dari permainan mereka untuk melanggengkan usahanya.
perang sipil, ledakan bom, terorisme, atau bahkan perang dunia adalah grand design dari mereka yang haus memenuhi nafsunya untuk menggenggam dunia. mereka merasa bisa menjadikan hidup orang lain sebagai pion permainan.
Saya tertarik untuk mempelajari lebih jauh lagi tentang konflik Kashmir. saya menduga bahwa bukan gengsi yang membuat Pakistan dan India menjadikan daerah Kashmir sebagai daerah konflik yang abadi. selain karena daerah Kashmir dianggap sebagai syurga karena tanahnya yang subur dan pemandangan yang indah namun kemungkinan ada individu-individu yang memegang peranan kunci dalam konflik ini.
sepertinya produksi film Bollywood sudah mengalami pergesaran ke arah yang lebih baik. durasi goyang dan nyanyian sudah berkurang dan cerita film yang tidak lagi membosankan bahkan beberapa dari film bollywood pun tidak happy ending dalam artian pada bagian akhir cerita, salah satu pasangan meninggal.
16 10 16