"1,2 million children are trafficked worldwide for sexual exploitation. India is the world's "hub" of child sex trafficking. in India nearly 40,000 children are abducted every year, of which 11,000 remain untraced. every eight minutes a child goes missing in India."
Film yang menceritakan fenomena sosial di masyarakat Hindustan yang sampai sekarang masih menjadi salah satu problem paling besar di masyarakat India bahkan dunia. saya berandai-andai, jikalau saja film maker di Indonesia berani membuat film yang diambil dari kondisi sosial masyarakat setempat.
Film yang menceritakan fenomena sosial di masyarakat Hindustan yang sampai sekarang masih menjadi salah satu problem paling besar di masyarakat India bahkan dunia. saya berandai-andai, jikalau saja film maker di Indonesia berani membuat film yang diambil dari kondisi sosial masyarakat setempat.
Film ini bercerita tentang seorang Shivani Shivaji Roy (Rani Mukerji) adalah Inspektur senior pada divisi kriminal di Mumbai. dia hidup bahagia dengan suaminya yang bekerja di klinik dan seorang keponakannya yang sangat disayanginya.
pekerjaan yang menumpuk membuat Shivani selalu pulang telat namun tidak pernah sekalipun mengurangi kemesraan dalam rumah tangganya.
Shivani kemudian harus berurusan dengan masalah yang rumit ketika Pyaari, seorang anak tunawisma yang tinggal di rumah singgah dan sangat akrab dengan keponakannya hilang tanpa sebab. Shivani melakukan penyelidikan atas kasus hilangnya Pyaari dan beberapa gadis di bawah umur dengan bantuan staffnya.
Penyelidikannya atas kehilangan Pyaari membuat jaringan Narkoba dan perdagangan anak terganggu. Shivani mendapat telepon dari Karan, seorang bos dari jaringan perdagangan anak yang dianggap sebagai anak ingusan oleh Shivani.
Saat ditanya oleh Karan apa keinginannya, Shivani mengatakan bahwa dia ingin Pyaari dilepaskan. Karan tidak bersedia karena merasa Pyaari sudah mengetahui banyak hal atas jaringannya. Shivani berjanji apapun yang terjadi, dia akan mencari dan melepaskan Pyaari.
banyak masalah yang menimpa Shivani selama dalam penyelidikannya. suaminya dituduh sebagai dokter mesum dan dipermalukan di depan umum oleh anak buah Karan. Shivani pun mendapat kiriman jari jempol Pyaari yang membuatnya semakin marah.
Shivani melanjutkan pencariannya ke New Delhi setelah mendapat petunjuk bahwa Karan berada di sana. di New Delhi, Shivani bekerja sama dengan kepolisian pusat. mereka berhasil menjebak jaringan Karan dengan umpan 2 orang Nigeria yang berpura-pura sebagai pemasok narkoba. saat terjadi transaksi, mereka kemudian dikepung namun ternyata Karan melarikan diri, hanya menyisakan Wakeel, karib Karan yang terjebak di dalam rumah tempat transaksi.
mengetahui dirinya sudah tidak bisa melarikan diri, Wakeel masuk ke dalam toilet dan bunuh diri. dia pun menghancurkan handphonenya untuk menghilangkan jejak.
setelah kasus tersebut, kepolisian pusat menyarankan kepada Shivani untuk tidak lagi melanjutkan kasusnya karena hal tersebut hanya membuang waktu dan tidak pernah yang berhasil mengungkap kasus-kasus semacam itu.
Shivani tidak pantang mundur. dia terus melanjutkan kasusnya sampai pada akhirnya, dia mengetahui lokasi rumah Karan. dia bertandang ke rumah Karan dan dijamu oleh Walt, Ibu Karan. dia diberi minum obat penenang sehingga tak sadarkan diri. Karan datang dan mendapati Shivani dalam keadaan tak berdaya.
Shivani dibawa ke tempat pelacuran milik Karan dalam keadaan terikat. saat pesta dimulai, Shivani ditempatkan di kamar atas dan ternyata, dia dijual ke pada seorang Menteri yang ingin menjamah tubuhnya. saat berdua di kamar, Shivani mengeluarkan pisau yang sudah disiapkan di sepatunya. dia menikam sang Menteri dan menyanderanya.
Shivani mengancam membunuh sang Menteri jika Karan tidak melepaskan semua gadis belia yang menjadi kacungnya. Shivani ke parkiran bersama Karan dan semua gadis belia yang dijadikan pelacur oleh Karan. sampai di parkiran, sang Menteri meninggal kemudian Karan dan Shivani berduel dengan tangan kosong.
Pada akhirnya, setelah sudah tidak bertenaga, Karan dikeroyok oleh semua gadis belia dengan sampai dia menemui ajalnya.
dari sisi cerita, film ini lumayan memberikan informasi tentang bagaimana perdagangan di Masyarakat India sudah begitu parah bahkan dari statistik di awal film diberitikan bahwa sekitar 40,00 gadis di bawah umur diculik setiap tahunnya. ini menandakan bahwa kasus perdagangan anak dibawah umur benar-benar menjadi masalah serius di masyarakat India.
satu hal yang sangat disayangkan, akting Rani Mukerji sebagai seorang polisi tidak cukup membuatku terpesona. saya sangat menikmati jika seandainya Kareena Kapoor yang berperan sebagai Shivani mengingat aktingnya di film Agent Vinod sebagai seorang agen lumayan meyakinkan.
11 10 16
No comments:
Post a Comment