Oh iya, saya lupa menceritakan keadaan saya di kos selama lima bulan. Rumah kos yang saya tempati saat ini terbilang minimalis karena hanya terdapat empat kamar. Memang awalnya tidak difungsikan untuk rumah kos namun menurut ibu kos, ada bagian rumah yang kosong yang bisa untuk empat kamar sehingga untuk memaksimalkan maka dia berinisiatif untuk membangun empat kamar dan disewakan. Pembangunannya baru saja selesai ketika saya mulai menyewa di kos ini lima bulan lalu.
Di dua bulan pertama, hanya saya yang tinggal di kos ini, mungkin karena informasinya belum diketahui oleh orang lain, mungkin juga karena akses masukny yang sulit. Rumah kos ini berada di dalam kompleks yang dijaga oleh Satpam. Selain itu, setiap jam 11 malam sampai jam 5 pagi maka agak sulit untuk lalu lalang karena kompleks ini diportal. Tentu untuk sebagian anak kos yang ingin bebas, pasti akan mencari kos lain yang tidak diportal. Warung makan juga lumayan jauh dari kos. Jika jalan kaki maka membutuhkan waktu beberapa menit karena tidak ada warteg di dalam kompleks ini bahkan toko klontong pun tidak ada.
Sebenarnya ada warung makan dekat pos satpam namun hanya buka pada pagi sampai sore hari. Saya juga jarang mendengar ada penjual nasi goreng atau penjual keliling lain yang lalu lalang di kompleks ini. Bisa jadi karena dijaga satpam sehingga penjual keliling dilarang masuk ke kompleks.
Setelah dua bulan tinggal sendiri, barulah ada salah satu penghuni kos yang menyewa kamar dekat kamar mandi. Dia merupakan pegawai di kampus saya. Saya tidak terlalu banyak mengobrol dengannya namun dalam beberapa kali, saya menyempatkan bercengkerama dengannya.
Kami hanya berdua sampai lebaran tahun ini. Pasca lebaran dan kembali ke kos, ternyata dua kamar kos lain yang sebelumnya kosong, sudah disewa semua. Kamar kos di dekat tangga disewa oleh seorang perempuan yang bahkan saya sama sekali belum pernah melihat mukanya selama dua minggu dia menyewa di kos kami. Penghuni kos yang satu seorang laki-laki umur 20an. Sepertinya dia bekerja sebagai koki karena melihat seragamnya. Saya sudah dua kali menyapanya namun hanya sambil lewat. Saya belum sempat bercerita banyak tentangnya.
Rumah kos ini memang cocok untuk orang yang tidak terlalu keluyuran karena berada di dalam kompleks dan pengamanannya cukup ketat. Selama tinggal di kos ini, sampai saat ini saya merasa aman dan tidak ada masalah yang berarti. Kehidupan kos memang selalu meninggalkan cerita tersendiri bagi para penghuninya.
#18 2023
No comments:
Post a Comment