Masalah merupakan keniscayaan dalam hidup bahkan ada yang mengatakan bahwa hidup itu sendiri adalah masalah. Jika seseorang sudah tidak memiliki masalah maka orang tersebut sudah tidak hidup lain. Sekecil apa pun masalahnya namun yang pasti setiap orang mempunyai masalah yang dihadapinya. Hanya saja masing-masing orang memiliki kemampuan berbeda untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi.
Saya termasuk orang yang tidak terlalu pintar dalam mengatasi masalah karena masih sering terbersit dalam hati untuk lari dari masalah sementara saya meyakini bahwa masalah itu bukan untuk dihindari tetapi dihadapi dan diselesaikan dengan kemampuan yang kita miliki. Semakin dihindari maka biasanya masalah yang lebih besar akan menghampiri.
Salah satu isu umum bagi para karyawan ketika mengajukan resign karena adanya masalah dalam pekerjaan mereka. Resign dengan alasan menghindari masalah merupakan sebuah keputusan yang keliru karena pastinya di setiap pekerjaan yang akan dijalani di lain waktu, masalah selalu muncul dan menghindari masalah bukan keputusan bijak.
Saya menulis tentang masalah karena ingin mengingatkan diri sendiri untuk tidak terlalu sering menghayal lari dari masalah setiap ada masalah yang dihadapi. Saya merasa sangat kerdil ketika terdapat masalah, saya selalu membayangkan untuk kembali ke kampung halaman dan hidup damai sementara tidak demikian adanya. Kita benar-benar kembali pun, mungkin saja masalah yang akan saya hadapi lebih besar lagi.
Lalu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi masalah? Tentu berusaha untuk mencari solusi terbaik dan berdoa semoga diberi kekuatan karena masalah yang ada memang seringkali menguras habis spritual seseorang dan mencampakkan ke kondisi futur.
Saya bisa memastikan bahwa seseorang yang terlalu sering menghindari masalah tidak pantas menjadi pemimpin bahkan di skala terkecil sekali pun. Salah satu ciri orang yang menghindari masalah adalah menyalahkan orang lain ketika ada masalah. Pemimpin yang baik adalah mereka yang berani menghadapi masalah dalam organisasinya tanpa membebankan masalah tersebut ke anggotanya.
Pelajaran pertama untuk menjadi pemimpin dapat dilakukan dengan cara bagaimana menyelesaikan masalah yang ada.
#12 2023
No comments:
Post a Comment