Aku ingin menulis setiap bulannya tentang isteriku. apa saja itu yang terlintas di rongga kepalaku. sekedar untuk merawat kenangan-kenangan yang kami jalani. awal pernikahan memang berliku dan menghadirkan semacam shock therapy khususnya bagi Lelaki dalam berbagai hal. memikirkan uang bulanan, tempat tinggal yang layak, dan berbagai remeh temeh yang harus dihadirkan oleh kepala keluarga.
Lanjut sini bray
Lanjut sini bray
empat bulan lebih seminggu kami menikah. sebenarnya tidak ada halangan berarti namun biasalah jika ada pertengkaran-pertengkaran kecil dalam sebuah rumah tangga yang baru dimulai. perbedaan pendapat terhadap hal-hal yang harus diputuskan bersama seperti masalah lokasi rumah kontrakan, berapa maksimal dana yang harus dikeluarkan untuk kontrakan, perlukah membeli TV dan hal lainnya yang berujung pada perdebatan.
Namun sejauh ini, Aku masih tidak habis pikir tentang batas kesabaran yang dimiliki oleh Isteriku. nampaknya Dia punya berlipat-lipat kesabaran yang tidak ada habisnya. seringkali Aku yang lebih banyak mengomel sedangkan Dia hanya diam lalu kemudian meminta maaf. ahhh, Aku yang marah-marah namun Dia yang meminta maaf, suami macam apa Aku ini.
Aku susah untuk menyamakan banyak kesukaan-kesukaan kecil yang ada pada diri kami. kalau misalnya ada pasangan yang sama-sama suka sepakbola, atau musik bahkan baca buku, menikmati awal bulan dengan menonton bioskop namun kami berbeda. sepertinya semua hal yang kami sukai tidak ada yang sama. Aku penggemar berat olahraga Sepakbola namun isteriku sama sekali tidak menaruh minat terhadap olahraga paling populer tersebut, Dia hanya tahu sedikit tentang klub Manchester United. no.no.no bahkan untuk urusan Sepakbola, Dia malah menyenangi klub yang paling tidak keren dan termasuk dalam daftar buku hitam klub sepakbola paling tidak kusukai. kami suka membaca buku namun genre buku yang kami baca tidak pernah sama. Dia suka menonton film di Bioskop namun Aku lebih memilih menonton film di laptop hasil download illegal sambil menikmati kopi dan gorengan.
Isteriku sekarang hamil 4 bulan. lebih sensitif tentunya. namun kami selalu menjalani kehidupan secara wajar dan yang patut kusyukuri karena Isteriku tidak pernah ngidam hal yang susah dijangkau
Pulogadung. 11/2/2016
No comments:
Post a Comment