"Setia adalah Pekerjaan yang baik." Aan Mansyur
Saya sangat menyukai kalimat penyair asal Bone diatas. saya bahkan tidak tahu apakah hanya sebuah kalimat satir ataupun mungkin analogi namun biarkanlah Saya dengan cara pandang yang amat sederhana mengartikan kalimat tersebut secara literal bahwa memilih untuk setia pada setiap pilihan adalah pekerjaan yang baik.
Belum genap sebulan Saya menjalani biduk pernikahan. Saya telah menjatuhkan pilihan pada seorang gadis Jawa yang jauh berbeda dengan Saya. perbedaan dari budaya sampai pada kepribadian namun Saya selalu ingin berkomitmen terhadap setiap pilihan dalam hidupku dan tidak akan pernah mengingkari pilihan-pilihanku. ingkar terhadap pilihan sama saja berdusta terhadap diri sendiri.
Saya selalu berdoa untuk ditetapkan hati terhadap setiap pilihanku karena Saya tahu, perjalanan waktu terkadang mengubah isi kepala dan keinginan seseorang seiring dengan menuanya waktu. namun untuk sampai saat ini, biarkanlah Saya sok bijak mengomentari mereka yang mungkin memilih untuk selingkuh, ini sebagai sekedar pengingat kepada diri Saya sendiri supaya tidak melakukan hal yang sama dan sama sekali bukan sok menjadi paling setia karena terus terang Saya takut sekali akan menjadi karma.
Saya selalu meraba-raba keinginan seseorang saat mereka memilih untuk selingkuh, okelah untuk alasan bosan, apakah tidak ada sesuatu yang tidak membosankan di dunia ini yang selalu terulang? pertanyaan selanjutnya, ketika ingin mencari kepuasan sex, toh mungkin, saya katakan mungkin karena belum dan mudah-mudahan tidak pernah mencari yang lain, rasanya juga sama saja. saya selalu percaya bahwa hal yang berhubungan dengan kesenangan lahiriah selalu saja menipu dan tidak se'wah' dengan sensasi yang ada di kepala kita saat sebelum memilikinya.
Begitulah mungkin apa yang dinamakan selingkuh. sensasi yang membuat orang tidak pernah puas
Rawamangun, 29-10-2015 09:01
Belum genap sebulan Saya menjalani biduk pernikahan. Saya telah menjatuhkan pilihan pada seorang gadis Jawa yang jauh berbeda dengan Saya. perbedaan dari budaya sampai pada kepribadian namun Saya selalu ingin berkomitmen terhadap setiap pilihan dalam hidupku dan tidak akan pernah mengingkari pilihan-pilihanku. ingkar terhadap pilihan sama saja berdusta terhadap diri sendiri.
Saya selalu berdoa untuk ditetapkan hati terhadap setiap pilihanku karena Saya tahu, perjalanan waktu terkadang mengubah isi kepala dan keinginan seseorang seiring dengan menuanya waktu. namun untuk sampai saat ini, biarkanlah Saya sok bijak mengomentari mereka yang mungkin memilih untuk selingkuh, ini sebagai sekedar pengingat kepada diri Saya sendiri supaya tidak melakukan hal yang sama dan sama sekali bukan sok menjadi paling setia karena terus terang Saya takut sekali akan menjadi karma.
Saya selalu meraba-raba keinginan seseorang saat mereka memilih untuk selingkuh, okelah untuk alasan bosan, apakah tidak ada sesuatu yang tidak membosankan di dunia ini yang selalu terulang? pertanyaan selanjutnya, ketika ingin mencari kepuasan sex, toh mungkin, saya katakan mungkin karena belum dan mudah-mudahan tidak pernah mencari yang lain, rasanya juga sama saja. saya selalu percaya bahwa hal yang berhubungan dengan kesenangan lahiriah selalu saja menipu dan tidak se'wah' dengan sensasi yang ada di kepala kita saat sebelum memilikinya.
Begitulah mungkin apa yang dinamakan selingkuh. sensasi yang membuat orang tidak pernah puas
Rawamangun, 29-10-2015 09:01
No comments:
Post a Comment