Aku masih berusaha mengingat peristiwa-peristiwa kecil yang kita lalui semenjak resmi serumah, namun entahlah ingatanku yang lemah atau kurang pekanya diriku terhadap hal-hal kecil sehingga aku merasa bahwa belum ada hal yang signifikan selain pada beberapa kesalahpahaman yang membuatmu sedikit kesal kepadaku, hal aneh yang kita lalukan semenjak menjadi keluarga kecil adalah kebiasaan kita menghitung berapa kali kita kesal terhadap pasangan.
Akulah yang terlalu sering membuatmu kesal. sampai pada hari ini, engkau pernah berujar bahwa telah 3 kali kesal kepadaku. betapa gagalnya aku menyayangimu sehingga diwaktu yang baru selangkah yang kita lalui ini, aku telah membuatmu kesal 3 kali, ah rasanya aku benar-benar belum siap mendekapmu dalam setiap rasamu sebagai perempuan yang lebih sering menggunakan perasaan dalam setiap hal.
Dalam tiga kasus itu bahkan baru berjalan dua hari kebersamaan kita. pertama saat aku ke surabaya dalam suatu urusan kemudian kukirimi engkau sms bahwa aku berniat menginap semalam di rumah sejawat namun betapa aku memang tidak peka terhadap perasaanmu, bagaimana tidak seorang suami dengan entengnya meninggalkan isterinya semalam hanya demi bernostalgia dengan kota masa lalu, ah aku memang suami yang payah. kasus kedua saat malam itu aku tidur sebelum engkau tidur namun kebiasaanku menutup kunci membuatmu tidak bisa masuk kamar.
Begitulah aku dek. terlalu banyak hal kecil yang membuatku terlupa
Akulah yang terlalu sering membuatmu kesal. sampai pada hari ini, engkau pernah berujar bahwa telah 3 kali kesal kepadaku. betapa gagalnya aku menyayangimu sehingga diwaktu yang baru selangkah yang kita lalui ini, aku telah membuatmu kesal 3 kali, ah rasanya aku benar-benar belum siap mendekapmu dalam setiap rasamu sebagai perempuan yang lebih sering menggunakan perasaan dalam setiap hal.
Dalam tiga kasus itu bahkan baru berjalan dua hari kebersamaan kita. pertama saat aku ke surabaya dalam suatu urusan kemudian kukirimi engkau sms bahwa aku berniat menginap semalam di rumah sejawat namun betapa aku memang tidak peka terhadap perasaanmu, bagaimana tidak seorang suami dengan entengnya meninggalkan isterinya semalam hanya demi bernostalgia dengan kota masa lalu, ah aku memang suami yang payah. kasus kedua saat malam itu aku tidur sebelum engkau tidur namun kebiasaanku menutup kunci membuatmu tidak bisa masuk kamar.
Begitulah aku dek. terlalu banyak hal kecil yang membuatku terlupa
No comments:
Post a Comment