Bersama isteriku, mbak dan Meisya
 |
| @Alun-alun Madiun |
Perjalanan kali ini amat menyenangkan karena berkesempatan mengajakan ponakanku naik kereta bahkan sejak kereta mulai berangkat, tidak henti-hentinya dia tertawa renyah dan terlihat dari raut wajahnya yang amat sangat menikmati perjalanan ini, mungkin juga karena ini adalah sensasi pertama baginya bepergian dengan kereta api.
 |
| @Stasiun |
tangisannya kemudian pecah saat akan sampai di stasiun Cirebon ketika isteriku menggodanya alhasil karena tak kuat menahan malu, dia menangis sejadi-jadinya di dalam kereta.
tepat di Stasiun Cirebon saat Sepur berhenti 30 menit, Meisya menyempatkan turun dan berfoto ria di Stasiun sekedar menginjakkan telapak kaki bahwa dia pernah menjejak di tanah Cirebon. setidaknya dia mengukir selembar kenangan di perjalanannya yang mungkin saat beranjak dewasa, dia berpikir bahwa betapa luasnya bumi ini yang perlu untuk dipelajari sehingga paraadigmanya tidak sempit
No comments:
Post a Comment