October 23, 2015

Susu di Samudera Tuba

Masih banyak orang lain di kota ini. aku selalu meyakini hal itu. kemarin saat pulang kantor, tepat di perempatan Mampang, depan sevel menuju kontrakan, saat di tengah kemacetan yang super duper padat, seorang anak sekolah yang mengendarai motor matic di depanku tiba-tiba terjatuh karena dari arah berlawanan diserempet oleh mobil warna hitam. kontan beberapa pengendara di depannya berteriak kepada sang pengemudi motor untuk berhenti supaya tidak melindas anak sekolah, kemudian beberapa dari mereka turun dari motor membantu anak sekolah tersebut berdiri. aku hanya berjarak sekitar 5 meter namun padatnya kendaraan membuatku sulit untuk turut berhenti.

Aku yakin bahwa memang di kota ini, masih begitu banyak manusia yang peduli meski terkadang seringkali pula kita menemukan manusia disini yang keras kepala dan sok jagoan. ingatanku berjalan mundur setahun yang lalu sekitar akhir agustus 2014, ketika itu aku berangkat tes di sebuah perusahaan. 

Saat berada di bilangan jln Ampera, seoang ibu yang juga mengendarai matic terperosok ke selokan karena motornya tergelincir, seingatku, ada beberapa orang yang tanpa aba-aba berhenti membantu ibu paruh baya tersebut dan mengangkat motornya dari dalam selokan. meski mereka sedang berkejaran dengan waktu untuk sampai di kantor, namun mereka tetap menyempatkan waktu membantu orang yang mengalami kecelakaan. kota ini memang belum habis manusia baiknya.

Beberapa waktu yang lalu, di sebuah negeri yang katanya sudah maju, seorang bocah terlindas di tengah jalan sementara orang yang lalu lalang tidak perduli, kemudian apa yang dibanggakan dari sikap seperti itu?

masih masih orang baik di kota ini...!!!

Mampang Prapatan, 22 Oktober 2015 18:23

No comments: