October 1, 2015

Ini Oktober

Selamat datang Oktober

Selamat di bulan yang kupilih sebagai momen terindah dalam hidupku. ah, sok sekali aku mengatakan bahwa momen itu terindah karena di dalamnya banyak tanggung jawab yang menanti. indah dan bahagia mungkin hanya sensasi dalam pikiran untuk orang sepertiku yang sedang merayakan euforia menjelang pernikahan tetapi sejatinya bahwa momen itu menandakan bahwa aku harus lebih banyak lagi belajar, belajar untuk bertanggung jawab. perasaan bahagia sejenak ingin kusimpan dan biarlah tersirat dalam perjalanan waktu dengan seorang gadis yang sebentar lagi akan menjadi teman hidupku.

Selamat datang Oktober
Aku sejenak melupakan setiap mimpi berbahagia di bulan ini sebelum kupantaskan diriku merengkuhnya karena bahagai bukan tujuan namun sesuatu yang inheren dalam setiap proses kita memantaskan diri dan bertanggung jawab terhadap setiap hal. aku bertanggung jawab terhadap perempuan yang kupilih maka aku akan merengkuh bahagia itu sampai pada hal-hal terkecil pun yang membuat gadis itu betah disampingku maka bahagia itu ada disana namun ketika hal yang kuperbuat membuatnya murka maka bahagia hanyalah sesuatu yang utopis.

Selamat datang Oktober.
Jika September mengingatkanku beberapa tahun lalu hadir bumi dari rahim seorang ibu maka oktober akan menjadi bulan yang kukenang sebagai momen meleburkan diriku dalam diri seorang gadis. pikiranku berkecamuk dan sedikit prihatin dengan gadis tersebut karena kesialannya mendapatkan jodoh sepertiku, pribadi yang sampai sekarang tidak pernah pintar dan masih saja belajar tentang semua hal. 

Gadis itu bertemu dengan jodoh yang sama sekali tidak mapan namun berani-beraninya meminta gadis kepada orang tuanya. namun atas keprihatinanku terhadap kesialan gadis itu mendapatkan jodoh sepertiku, maka aku bertekad untuk melakukan hal kecil yang membuatnya selalu tersenyum. aku bertekad untuk sedikit mengeluarkan katakata yang hanya menguras air matanya.

Selamat datang Oktober
Harimu telah kupilih untuk mengabadikan kenangan kami mengikrarkan janji. sesungguhnya setelah ini, aku akan selalu mengingatku oktober tentang awal-awalmu yang akan mengingatkanku selalu betapa

No comments: