kita mencinta apa yang semu
kita mencari absurditas
tidak ada sama sekali milik kita
kata soe hok gie
"Kita tak pernah menanam apa-apa
Kita tak pernah kehilangan apa-apa".
lalu apa yang harus dibanggakan
diri yang semakin menua
atau harta yang tidak membahagiakan
aku hampa dengan semua ini
menjalani dengan setiap hembusan nafas yang berat
lalu kemudian semua akan sirna
menuju tempat yang sepi dan kemudian menyadari semua yang telah dilalui
kita adalah orangorang penyesal
kita adalah pendamba masa lalu
dan kita pula adalah sesosok jiwa yang beku ditengah keramaian
aku muak
benarbenar muak dengan semua yang telah terjadi
ingin kuakhiri dengan semua
kita mencari absurditas
tidak ada sama sekali milik kita
kata soe hok gie
"Kita tak pernah menanam apa-apa
Kita tak pernah kehilangan apa-apa".
lalu apa yang harus dibanggakan
diri yang semakin menua
atau harta yang tidak membahagiakan
aku hampa dengan semua ini
menjalani dengan setiap hembusan nafas yang berat
lalu kemudian semua akan sirna
menuju tempat yang sepi dan kemudian menyadari semua yang telah dilalui
kita adalah orangorang penyesal
kita adalah pendamba masa lalu
dan kita pula adalah sesosok jiwa yang beku ditengah keramaian
aku muak
benarbenar muak dengan semua yang telah terjadi
ingin kuakhiri dengan semua
No comments:
Post a Comment