dari bibir yang tak mampu melafalkan doadoa
pun mata yang sudah tidak awas lagi membedakan setiap hal yang hitam
bahkan raga yang selalu bergelut dengan kelabu dunia
aku menunggu malam. menunggu sampai senja disapu malam yang kelam
aku menunggu gelap
menunggu terang yang diburamkan oleh pekatnya malam
aku ingin bercerita pada sang rembulan yang tenang
aku ingin mendamaikan hati bersamanya
melepaskan semua penat yang melekat
lelah sudah
jalan yang telah kutempuh
mungkin harus duduk sejenak
301214
pun mata yang sudah tidak awas lagi membedakan setiap hal yang hitam
bahkan raga yang selalu bergelut dengan kelabu dunia
aku menunggu malam. menunggu sampai senja disapu malam yang kelam
aku menunggu gelap
menunggu terang yang diburamkan oleh pekatnya malam
aku ingin bercerita pada sang rembulan yang tenang
aku ingin mendamaikan hati bersamanya
melepaskan semua penat yang melekat
lelah sudah
jalan yang telah kutempuh
mungkin harus duduk sejenak
301214
No comments:
Post a Comment