09.02.13
24.22
pikiran masih berkutat dalam ide
namun kedua indera penglihat tak berkompromi
atau aku yang mendzalimi
sebab harusnya
keduanya punya porsi istirahat
kalau demikian, kusudahi saja semua ini sejenak
malam ini
kuberlari ke tempat persemayaman, memeluk guling yang setia menampung tetesan liur yang
tumpah saat mimpi
tak pernah kudengar sekalipun mengeluh
ini ucapan selamat malam
semoga saja
semangat akn membakar tubuhku malam ini
hingga esok tak ada keraguan dalam berjalan.
No comments:
Post a Comment