February 7, 2013

coratcoret

menerkamu dalam diamku
mengguyur sanubariku yang lama tek bersua, dalam semua sepi yang menepi di malam itu
saat kan meramu menjadi satu, saat senja mulai menua, saat
malam menghembuskan helaan nafasnya
kuterlarut dalam tasbih hari ini, menjelma menjadi seorang pangeran, hingga
semua seakan menjadi milikku, tak tersisa
sedikut pun untuk yang lain.
akan tetapi ilusi karena diri
ini hanyalah bayang bayang hitam yang mulai meredup
atau entah sebentar lagi kan memudar
beralih menjadi tanah lumpur, menjadi humus bagi tanaman, hingga
saat cacingcacing menggeroti pun tak ada
daya untuk menghalau
itukah angkuh, itukah ego, itukah, itukah dan itukah
kemana semua itu
kucaci diri, kucari alasan untuk itu, namun hampa, semua bahkan tak ada, hanya diri yang mematung melempar setiap angan.

No comments: