saja inilah hidupku dimana semua terasa
ikhlas kujalani,
ridha akan setiap apa yang kan terjadi karena aku tak berharap lagi kepada
makhluk saat dikondisikan seperti ini.
aku benar benar merasakan hidup
di sebuah kota kecil tanpa siapapun yang kukenal bahkan
mungkin, untuk membaringkan tubuhku pada malam hari pun
masih kabur.
inilah yang dinamakan hidup karena tak ada
lagi tempatku bersandar
selain kepadaNYA. setiap helaan nafasku meminta
pertolongan kepadaNYA
dan akupun selalu percaya kepada Allah bahwa segalanya kan berjalan dengan
baik baik saja. nampaknya hal
tersebut kurasakan hingga kini. aku masih
bisa bernafas dan juga tak kelaparan.
hidupku adalah milikNYA
hari kedua di Madiun, berkeliling ke jl panglima sudirman
kemudian memutar di jl manstrip tepat di stadion
mencari hikmah di kerumunan kota ini, semoga saja
ada sepenggal hikmah yang nantinya
kan kubawa pergi, saat semua
kan terlewati maka
yang tersisa hanyalah pelajaran yang digenggam seiring
waktu yang membawa pergi masa ini
hari kedua di Madiun, sendiri memutar kota ini dalam
lengang karena hari libur. menghiurup hembusan
angin di kota ini, merasakan setiap denyut
yang terasa di sini,
menjadikan semuanya begitu indah karena
hidupku adalah kebahagiaanku dan dimanapun
aku menjejakkan kakiku di bumi ini maka tempat itu
adalah rumahku karena aku adalah
bagian dari semesta yang bertasbih
dalam setiap helaan nafas
lirikan mata
ayunan tangan
langkah kaki,
mengalun indah menyatu dengan
semesta.
3-2-2013,
madiun
saat ke kantor namun satpam
lagi keluar dan pagar
terkunci hingga
kuputuskan untuk ngenet saja
No comments:
Post a Comment